Selasa, 23 Oktober 2018 | 01.10 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Pemprov Sumut siapkan anggaran Rp45 miliar untuk honor guru

Pemprov Sumut siapkan anggaran Rp45 miliar untuk honor guru

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 2 November 2017 - 20:27 WIB

IMG-7203

ubernur Sumut Tengku Erry Nuradi (tengah) saat konferensi nasional PGRI di Medan beberapa waktu lalu. KiniNews/Dok

Medan, kini.co.id – Pada bulan November ini, ribuan guru honorer SMA/SMK di Sumatera Utara akan menerima intensif dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sumut, Agus Tripriyono dalam keterangannya di Medan, Kamis (2/11).

Agus mengatakan, Pemprov Sumut telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp45 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017 untuk honor guru SMA/SMK di Sumut.

Ditargetkan dalam bulan ini honor itu sudah dapat disalurkan kepada masing-masing kabupaten/kota.

“Dalam APBD-P sudah dianggarkan untuk honor guru di Sumut. Saat ini prosesnya masih menunggu perda APBD-P nya saja, karena kan sudah disetujui dewan. Dalam bulan ini sudah bisa itu disalurkan ke masing-masing daerah,” ujar Agus.

Senada dengan Agus, Kepala Bidang Anggaran BPKD Sumut, Fuad Perkasa, menjelaskan, setelah peralihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari daerah kepada provinsi, Pemprov Sumut baru ini mengalokasikan anggaran untuk honor guru.

“Dilema kita memang dalam proses peralihan ini, jumlah guru kita bertambah sementara dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat tidak bertambah. Sementara DAU dari masing-masing daerah tidak berkurang, seharusnya dana itu dialokasikan untuk honor guru, namun karena kewenangannya sudah dialihkan kepada provinsi, maka beban itu pun menjadi kewenangan provinsi,” papar Fuad.

Begitu pun, kata Fuad masih ada 9 daerah yang besedia memberikan bantuan keuangannya kepada provinsi untuk membantu provinsi dalam membayar honor guru.

“Bantuan inilah yang kemudian dialokasikan untuk honor guru, kalau dari 9 daerah ini bantuannya sebesar Rp15 miliar, makanya dalam APBD-P kita tambahkan Rp30 miliar, sehingga total alokasi untuk honor guru ini jadi Rp45 miliar,” terang Fuad.

Adapun 9 daerah yang memberikan bantuan keuangannya yakni Samosir Rp479.000.000, Humbang Hasundutan Rp1.618.224.280, Toba Samosir Rp600.000.000, Mandailing Natal Rp3.720.000.000, Labuhan Batu Utara Rp1.080.000.000, Labuhan Batu Rp3.000.000.000, Padang Lawas Utara Rp48.000.000, Medan Rp5.000.000.000, Tebing Tinggi Rp390.000.000.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SMA Disdik Sumut, Hamidah Pasaribu mengatakan, berdasarkan data jumlah guru SMA Negeri di Sumut sebanyak 14.026 orang, guru di SMA swasta sebanyak 7.523 orang. Sementara jumlah guru SMK Negeri sebanyak 7.852 orang dan guru swasta sebanyak 9.414 orang. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...