Kamis, 22 Februari 2018 | 00.07 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Gembong perampok asal Tapanuli tewas didor

Gembong perampok asal Tapanuli tewas didor

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 2 November 2017 - 15:18 WIB

IMG-7199

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Petualangan M Hasan Harahap, gembong perampok yang akrab disapa Hasan Tappu berakhir setelah Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Selatan menembak mati pembacok personel Brimob ini.

Ia ditembak di kawasan Sunggal Kota Medan usai diburon karena kasus perampokan, dan membacok anggota Detasemen C Brimob Sipirok, Bripka DN.

“Sudah ada 46 laporannya di Polres Tapsel ini. Pelaku yang kami tindak tegas ini sudah sangat meresahkan, dan sering melakukan perampokan di jalan lintas Sumatera,” kata Kapolres Tapanuli Selatan, Ajun Komisaris Besar M Iqbal Harahap, Rabu (1/11) kemarin.

Selain menangkap Hasan, petugas yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Tapsel, Ajun Komisaris Ismawansyah juga menangkap dua kaki tangan Hasan. Mereka adalah RH alias Lomo dan AP alias Ali.

“Karena keduanya juga melawan dan berniat kabur, pelaku kami berikan tindakan tegas di bagian kakinya. Sejauh ini, sudah ada sembilan tersangka lain yang kami bekuk,” ungkap Iqbal.

Ia mengatakan, penangkapan ini tak terlepas dari bantuan Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut. Sekitar seminggu yang lalu, kampung Pasir Julu, Sosa, Tapsel yang dijadikan lokasi persembunyian para pelaku digerebek.

“Kalau polisi gerebek, biasanya kampung itu akan ditutup. Karena kerap mendapat perlawanan, seminggu lalu petugas gabungan Brimob, Polda dan Polres Tapsel menggerebek kampung itu dan mengamankan para pelaku,” ungkapnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...