Kamis, 22 Februari 2018 | 00.10 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Penataan Transportasi Online dengan Cara Ini Adalah Langkah Tepat

Penataan Transportasi Online dengan Cara Ini Adalah Langkah Tepat

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 2 November 2017 - 00:17 WIB

IMG-7193

Ilustrasi ojek online

Bekasi, kini.co.id – DPRD Kota Bekasi menyambut baik penataan transportasi online oleh pemerintah setempat dengan menyiapkan kantong-kantong parkir.

Penataan transportasi online dengan menyiapkan kantong parkir adalah langkah yang tepat ketimbang melakukan pelarangan.

“Karena ini kan sudah terlanjur, dari pada dihapus, ya mendingan di tata, biar rapih. Kalau di larang, kasian kan. Akan banyak pengangguran nanti bagaimana,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sholihin.

Ia mengatakan jika saat ini Komisi I DPRD Kota Bekasi khususnya mendukung penuh penataan transportasi online.

Memang, ia sendiri merasakan betul bagaimana semrautnya estetika Kota Bekasi dengan aksi parkir sembarang oleh para pengemudi transportasi online.

Menurut dia, saat ini para pengemudi transportasi online juga harus berterimakasih kepada pemerintah yang tidak melakukan tindakan tegas melarang pengoperasinnya.

“Jadi disini dengan solusi kantong parkir, para pengemudi juga harus mematuhi apa yang sudah disepakati. Jangan parkir sembarang, karena bisa menggangu pengguna jalan lainnya,” tandas Sholihin.

Sholihin sendiri mendorong agar Pemerintah Kota Bekasi cepat dalam menetapkan payung hukum kantong parkir bagi transportasi online.

Diketahui, Pemerintah Kota Bekasi, sudah meminta agar pihak ketiga seperti pengelola mal dan operator stasiun menyediakan kantong parkir bagi transportasi online.

Aturan parkir transportasi online itu sebagai tindak lanjut atas kebijakan pemerintah yang mulai menerapkan larangan pangkalan liar ojek online karena dianggap menjadi pemicu kemacetan lalu lintas.

Dalam Peraturan Wali Kota Bekasi yang tengah dibahas itu turut disiapkan solusi tempat mangkal pengendara ojek online agar tidak berhenti di sembarang tempat untuk menunggu penumpang.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...