Kamis, 23 November 2017 | 12.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Anggota Polres Tangerang Diperiksa Diduga Hendak Pesta Sabu di Apartemen Center Poin

Anggota Polres Tangerang Diperiksa Diduga Hendak Pesta Sabu di Apartemen Center Poin

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 1 November 2017 - 22:38 WIB

IMG-7192

Ilustrasi

Bekasi, kini.co.id – Anggota Satuan Pengendalian Masyarakat (Dalmas) Polres Metro Tangerang Kota Bripka AIP sempat menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota pada Senin (30/10/2017) . Dia diperiksa karena diduga hendak mengonsumsi sabu di Apartemen Center Poin Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing mengatakan, Bripka AIP ditangkap saat sedang berbelanja di minimarket yang terletak di kawasan apartemen tersebut.

Saat diamankan, Bripka AIP mengaku tengah menunggu seorang teman perempuannya berinisial SC untuk berpesta sabu di unit apartemen tersebut.

“Pengakuan Bripka AIP, temannya itu memiliki hunian di sana dan mereka berencana akan mengonsumsi sabu bersama,” kata Erna, Rabu (1/11/2017).

Kepada polisi, AIP mengaku baru mengenal SC sejak dua bulan lalu lewat aplikasi WhatsApp. Mereka lalu membuat janji bertemu di unit apartemen milik SC.

Namun saat AIP menghubungi ponsel SC di lobi apartemen, sang perempuan tidak menjawabnya. AIP lalu ke minimarket untuk membeli sebungkus rokok.

“Saat di minimarket itulah petugas mengamankanya. Dia diamankan berkat informasi masyarakat yang curiga dengan gerak-geriknya,” ujar Erna.

Tanpa pikir panjang, kata Erna, anggota Satuan Reserse Narkoba yang membekuknya langsung membawa AIP ke Polres setempat.

Di sana, AIP mengakui perbuatannya hendak menggelar pesta sabu bersama perempuan yang baru dikenalnya. “Untuk sosok SC masih dicari anggota,” jelas Erna.

Meski demikian, kata Erna, polisi kini membebaskan AIP karena tidak ditemukan alat bukti berupa sabu. Namun berdasarkan pemeriksaan, rupanya AIP pernah terjerat kasus yang sama pada 2015 lalu dengan vonis rehabilitasi narkoba.

“Dia sudah divonis rehab dan menjalankan tahanan kriminal umum di Lapas tangerang pada 2015 lalu,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...