Selasa, 23 Oktober 2018 | 01.10 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Operasi Zebra Lodaya 2017, Polda Jabar Kerahkan Belasan Ribu Petugas

Operasi Zebra Lodaya 2017, Polda Jabar Kerahkan Belasan Ribu Petugas

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 1 November 2017 - 14:30 WIB

IMG-7188

Apel kesiapan Operasi Zebra Lodaya 2017 di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (1/11). (Ist)

Bandung, kini.co.id – Seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar operasi besar-besaran yang berlangsung selama dua pekan.

Di Wilayah Jawa Barat, Polda Jabar juga menggelar Operasi Zebra Lodaya 2017, operasi lalu lintas ini merupakan upaya menekan pelanggaran aturan dan kecelakaan dijalan raya.

Dalam operasi kali ini, petugas Kepolisian akan melakukan penindakan tilang kepada pemgendara motor dan mobil yang melanggar.

Wakapolda Jabar Brigadir Jenderal Supratman mengatakan, sebanyak 14.000 personel polisi lalu lintas dan instansi terkait, TNI dan dinas perhubungan, dilibatkan dalam Operasi Zebra Lodaya 2017.

Dikatakannya, pihaknya fokus menindak para pelanggar aturan lalu lintas yang dilakukan penggguna kendaraan roda dua dan empat, seperti melawan arus dan tak mematuhi rambu-rambu.

“Kita juga akan menindak pengguna rotator yang tak sesuai peruntukkan,” tegas Supratman kepada wartawan seusai memimpin apel kesiapan Operasi Zebra Lodaya 2017 di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (1/11).

Sementara itu Dirlantas Polda Jabar Komisaris Besar Prahoro menegaskan bahwa electronik tilang (e-tilang) berbasis CCTV akan mulai diterapkan di seluruh wilayah Jabar.

Hal ini dilakukan dalam upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Namun untuk percontohan, penerapan e-tilang CCTV baru dilaksanakan di Kota Bandung mengingat sarana dan prasarana sudah memadai.

“Untuk e-tilang CCTV, saat ini sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Kami berupaya kota-kota lain di Jabar juga punya e-tilang CCTV. Tetapi ini masalahnya sarana prasarana. Kalau CCTV diadakan oleh dishub atau pemkot, kami lebih enak bersinergi, tetapi kami masih menunggu pusat,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...