Selasa, 23 Oktober 2018 | 03.19 WIB
KiniNEWS>Regional>Advetorial>Pemkab Mandailing Natal Hibahkan Sarana dan Prasarana untuk Penegrian STAIM

Pemkab Mandailing Natal Hibahkan Sarana dan Prasarana untuk Penegrian STAIM

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 1 November 2017 - 09:12 WIB

IMG-7182

Penandatanganan Serah Terima Hibah Barang milik Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tersebut dilakukan dalam Senin (30/10) lalu di Aula Rapat Sekjend Kementerian Agama (Kemenag) Jalan Lapangan Banteng Barat nomor 3-4 Jakarta. (Ist)

Madina, kini.co.id – Sebagai bentuk dukungannya dalam upaya penegerian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mandailing Natal, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menghibahkan sarana dan prasarana pendidikan sebagai salah satu persyaratan pendirian Perguruan Tinggi Agama Negeri.

Penandatanganan Serah Terima Hibah Barang milik Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tersebut dilakukan dalam Senin (30/10) lalu di Aula Rapat Sekjend Kementerian Agama (Kemenag) Jalan Lapangan Banteng Barat nomor 3-4 Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekjend Kementerian Agama Nur Syam, Kepala Biro Keuangan Kemenag Muhammad Ali Irfan, Kepala Biro Umum Kemenag Syafrizal, Kepala Biro Ortala Afrizal Zen dan Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kemenag Mastuki.

Sementara dari Kabupaten Mandailing Natal hadir dalam acara penanda tanganan hibah tersebut yakni Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution, Ketua DPRD Madina Lely Artati, Ketua Yayasan Pendidikan Madina Lokot Zein, Kakan Kemenag Madina Muksin Batubara beserta pejabat dilingkungan Pemkab Madina lainnya.

Adapun barang milik daerah yang diserah terimakan adalah berupa dokumen sertifikat tanah beberapa bidang tanah yang berlokasi di Kecamatan Panyabungan dengan total luas tanah 62. 053 M2. Serta sarana dan prasarana meliputi gedung dan bangunan, peralatan mesin, jalan, irigasi dan jaringan serta aset tetap lainnya.

Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution mengaku optimis dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi STAIM akan menjadi Perguruan Tinggi Agama Negeri.

“Setelah selesai penyerahan hibah ini, proses selanjutnya adalah di Kemenpan RB, mudah-mudahan saja berjalan dengan lancar karena semua persyaratan terkait proses ini telah kita penuhi,” dalam keterangannya Rabu (1/11).

Bupati juga berharap doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Mandailing Natal, karena memiliki Perguruan Tinggi Negeri adalah cita-cita bersama.

“Anak-anak kita nanti sudah bisa kuliah di Mandailing Natal tanpa perlu jauh-jauh keluar yang tentu membutuhkan biaya besar,” tegasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...