Kamis, 22 Februari 2018 | 00.09 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Pemprov DKI Hari Ini Putuskan Besaran UMP 2018

Pemprov DKI Hari Ini Putuskan Besaran UMP 2018

Reporter : Rakisa | Rabu, 1 November 2017 - 08:35 WIB

IMG-7180

Buruh demo soal UMP 2018. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2018 di DKI Jakarta akan ditetapkan, Rabu (1/11).

Besaran usulan nilai UMP 2018 telah diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Priyono mengatakan, ada dua angka yang diserahkan kepada Gubernur.

Angka pertama yang diusulkan serikat buruh dengan nilai sebesar Rp3.917.393. Kemudian dari unsur pemerintah dan pengusaha Rp3,6 juta.

“Sudah diserahkan kemarin, hasilnya siang ini, “ ujar Priyono saat ditemui wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/11).

Dijelaskannya, angka yang diusulkan dari unsur pemerintah dan pengusaha tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. 

Yakni UMP tahun berjalan dikali pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional dan kedua angka tersebut sesuai dengan rumus.

Menurut Priyono, nilai UMP yang diusulkan serikat buruh berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Semula survei KHL yang telah ditetapkan bersama-sama sebesar Rp 3,1 juta. 

Namun, dari unsur buruh meminta angka survei dari tiga komponen untuk dilakukan direvisi. Ketiga komponen tersebut yakni transportasi, sewa rumah, dan listrik.

Sehingga besaran Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Ibukota yang nilai Rp3,1 juta menjadi Rp3,6 juta.

“Angka besaran KHL tersebut sesuai dengan permintaan buruh,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...