Selasa, 23 Oktober 2018 | 01.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Cipta Mortar Utama operasikan pabrik semen ketiga di Medan

Cipta Mortar Utama operasikan pabrik semen ketiga di Medan

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 31 Oktober 2017 - 20:24 WIB

IMG-7178

Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, bersama Staf Khusus Menteri Perindustrian Happy Bone Zulkarnaen dengan Javier Gimeno, General Delegate for the Asia-Pacific Regional Menekan Tombol Tanda Beroperasinya Pabrik Ke 3 Cipta Mortar Utama, Selasa (31/10). KiniNews/HA Nasution.

Medan, kini.co.id – PT Cipta Mortar Utama (CMU), yang merupakan bagian dari Saint Gobain Group meresmikan pabrik ketiga di Kawasan Industri Medan, Sumatera Utara.

Pembangunan pabrik mortar (adukan semen) instan pertama dan satu-satunya di Sumatera ini bertujuan untuk mendekatkan merek perusahaan yakni MU-Weber dengan konsumen serta mendukung pembangunan di Sumatera dan sekitarnya.

Pabrik mortar CMU ini berdiri di atas lahan seluas lebih dari 1 hektar dengan kapasitas produksi 170.000 ton per tahun. Setelah diresmikan, pabrik ini akan segera beroperasi.

Sebelumnya, CMU telah memiliki pabrik mortar di Jakarta dan Gresik. Setelah pembangunan pabrik ketiga ini, total kapasitas produksi CMU menjadi 600.000 ton per tahun.

CMU berencana terus meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia dengan membangun beberapa pabrik lagi hingga 2020. Sayangnya, perseroan masih belum memastikan lokasi.

Sebagai anak perusahaan perusahaan Perancis, Saint Gobain Weber, CMU siap mendukung pembangunan infrastruktur memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat dengan menyediakan mortar bermutu terbaik.

“Perusahaan optimistis industri mortar akan turut berkembang sejalan dengan pertumbuhan pembangunan. “Sumatera adalah salah satu wilayah di Indonesia yang berkembang sangat cepat. Saint Gobain melihat peluang itu dan memutuskan untuk membangun fasilitas produksi di Sumatera” jelas Javier Gimeno, Javier Gimeno, Delegasi Umum Asia Pasifik Saint-Gobain di Medan, Selasa (31/10).

Berbeda dengan semen konvensional pada umumnya, MU-Weber adalah Mortar Instan yang berbahan dasar pasir, semen, filler (bahan pengisi) dan aditif (bahan tambahan yang tercampur secara homogen dengan komposisi tepat dan diproses menggunakan teknologi modern).

Fungsi produk sama dengan semen konvensional, tetapi lebih praktis, efisien, serta berteknologi terdepan. Dengan demikian, kualitas bangunan yang dihasilkan menjadi lebih baik, aggaran terkontrol, dan tidak mencemari lingkungan.

“Penggunaan mortar instan dapat menjadi solusi material konstruksi masa kini yang dapat berkontribusi untuk menciptakan tempat tinggal atau tempat kita hidup yang lebih berkualitas” lanjut Jevier.

Hal tersebut sejalan dengan misi Saint Gobain yaitu menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengatakan, Provinsi Sumut masih dinilai menjadi provinsi yang potensial dan menarik bagi investor.

“Dengan berdirinya pabrik ketiga PT Cipta Mortar Utama di KIM 3 ini, tentunya menunjukkan kalau provinsi Sumut masih menjadi provinsi yang cukup menarik bagi investor,” kata Erry di Medan.

Menurutnya, Provinsi Sumut merupakan provinsi keempat terbesar penduduknya di Indonesia setelah Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bahkan, penduduknya lebih besar dari Jakarta yang hanya 12 juta jiwa sementara penduduk Sumut sudah mencapai 14,1 juta.

“Di luar Pulau Jawa Provinsi Sumut merupakan provinsi yang terbesar penduduknya,” kata Erry.

Selain itu, dari segi ekonomi makro, kata Erry, pertumbuhan ekonomi empat tahun terakhir di Sumut juga berada di atas rata-rata nasional.

“Alhamdulillah tahun ini pada triwulan ketiga pertumbuhan ekonomi Sumut masih di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Inflasi juga berhasil di tekan di bawah nasional. Ini tentu menjadi suatu hal yang cukup membuat Sumut memiliki daya saing yang baik bagi para investor yang ingin berinvestasi di Sumut,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...