Selasa, 23 Oktober 2018 | 04.32 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Manajemen Alexis Tak Akan Tempuh PTUN

Manajemen Alexis Tak Akan Tempuh PTUN

Reporter : Rakisa | Selasa, 31 Oktober 2017 - 14:51 WIB

IMG-7166

Manajemen Hotel Alexis. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Manajemen PT Grand Ancol Hotel, selaku pengelola hotel dan griya pijat menyatakan pihaknya tak akan menempuh jalur hukum atau melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait kasus penolakan daftar ulang tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) oleh Pemprov DKI Jakarta.

Juru bicara Grup Alexis, Lina Novita menyatakan saat ini pihaknya lebih mengutamakan audiensi agar mengetahui kesalahan dan aturan apa yang telah dilanggar Alexis.

‚ÄúSemoga tidak PTUN, dan semoga dengan adanya rekan-rekan (wartawan) sekalian disini, kemudian pihak Pemprov DKI mengatur beraudiensi langsung untuk menyelesaikan ini. Yang kami inginkan beraudiensi untuk menunjukkan bahwa dokumen kami semuanya lengkap,” ungkapnya dalam jumpa pers di Hotel Alexis di Jalan RE Martadinata No 1, Jakarta Utara, Selasa (31/10).

Dia berharap agar Pemprov DKI Jakarta bisa membuka ruang audensi bagi Alexis menjelaskan langsung perihal izin dan jalannya usaha selama ini.

Dengan tujuan, agar usaha Alexis bisa berjalan seperti usaha lainnya.

Lina juga menegaskan bahwa dalam melaksanakan tugas, pihaknya sangat taat hukum.

Menurutnya Alexis sudah melakukan prosedur administrasi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami akan menjelaskan bahwa di Alexis narkoba tidak ada, akses gelap tidak ada dan kami taat hukum, kami taat pajak,” tegasnya.

Dikatakannya jika sebuah usaha taat pada peraturan maka tidak ada alasan bagi pemerintah untuk menghentikan usaha tersebut.

Untuk itu Lina pun berharap agar Gubernur DKI Jakarta mempertimbangkan dokumen yang akan dipersiapkannya jika beraudiensi nanti.

“Kalau taat hukum saya rasa Pemprov DKI Jakarta akan mempertimbangkan, ya gak mungkin Pemprov kita sendiri tidak suka dengan anak bangsa yang punyai usaha sendiri. Kalau Memang ada indikasi kesalahan mari kita melihat secara bijak,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan apa pun kegiatan yang terjadi di Hotel Alexis sekarang adalah ilegal karena izin usahanya tidak diberikan perpanjangan.

Hal itu berdasarkan surat Pemprov DKI Jakarta yang menolak TDUP yang diajukan Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis.

“Kan sudah izinnya habis, dengan begitu tidak ada izin lagi, otomatis kegiatan di situ bukan kegiatan legal lagi. Kegiatan legal adalah kegiatan yang mendapatkan izin,” tegasnya kepada awak media di Balai Kota DKI, Senin (30/10) kemarin.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...