Kamis, 22 Februari 2018 | 00.08 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>PLN Area Bekasi Beri Diskon 72 Persen Pemasangan Baru

PLN Area Bekasi Beri Diskon 72 Persen Pemasangan Baru

Reporter : Ardiansyah | Senin, 30 Oktober 2017 - 20:06 WIB

IMG-7150

Ilustrasi penambahan daya PLN Bekasi

Bekasi, kini.co.id – Pada perayaan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-72, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan diskon kepada pelanggan untuk pemasangan baru dengan tidak membayar 72 persen dari harga pemasangan.

“Mulai dari 450VA-197.000 VA diskonnya sama sebesar 72 persen, ini berlaku sampai dengan akhir tahun ini, 31 Desember 2017, penyambungan dibebaskan uang jaminan,” jelas Manajer PLN area Bekasi, Reni Wahyu Setiaswan, Senin (30/10/2017).

Dalam usia yang ke-72, PLN Area Bekasi tentunya juga mempunya terobosan. Salah satunya adalah dengan menyiapkan 11 unit gardu yang bergerak dengan kapasitas daya 250 VA-630 VA. Terobosan lain adalah melalkukan kegiatan sosialisasi mengimplementasikan aplikasi PLN Mobile.

“Harapan saya, di usia ke-72 Tahun, para karyawan terus memberikan pelayanan prima, pegawai bisa bermitra dan membantu membangun pasokan listrik , artinya listrik menyala 24 jam,” harapnya.

Disamping itu, PT PLN area Bekasi juga bakal memasang 7200 sambungan dalam sehari di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

“Gerakan sehari 7200 sambungan baru ini rencananya akan kita lakukan pada 31 Oktober, HLN sendiri pada tanggal 27 Oktober,” tuturnya.

Gerakan ribuan sambung baru itu sebagai perwujudan Kerja Bersama Menerangi Indonesia yang menjadi tema HLN ke 72. Selain itu, juga untuk mempercepat pelayanan kepada para pelanggannya yang ingin memasang listrik baru.

Lanjut dia, angka 7200, disesuaikan dari angka 72 usia perusahaan listrik milik negara tersebut.

“Sasarannya adalah pelanggan golongan rumah tangga,” tutur dia.

Dari jumlah 7200 tersebut, jelas dia, sebanyak 500 pelanggan akan diberikan pasang listrik secara gratis. Jumlah 500 itu merupakan bagian dari 1300 pelanggan kurang mampu yang diberikan secara gratis.

Menurut Reni, golongan rumah tangga yang menjadi sasaran utamanya adalah pada lingkup perumahan. Hal ini dilakukan sebagai upaya dukungan PLN untuk merealisasikan program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Dengan dukungan listrik yang cepat, kami juga ingin masyarakat yang belum memiliki rumah agar secepatnya menempati rumah sederhana yang menjadi project Pak Jokowi,” kata Reni.

Untuk mendukung gerakan tersebut, pihaknya sudah melakukan persiapan final seperti kebutuhan material, infrastruktur pembangunan dan pihak vendor yang melaksanakan kegiatan pembangunan. Dengan kesiapan yang sudah matang, pihaknya optimis gerakan 7200 sambungan dalam sehari itu dapat terlaksana dengan baik.

“Kita optimis dapat melaksanakan gerakan itu. Pada Mei lalu, kita berhasil memasangan 6700 sambungan baru dalam sehari,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...