Selasa, 23 Oktober 2018 | 04.10 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kerap Mencuri, Remaja Diusir dari Kampung di Bekasi

Kerap Mencuri, Remaja Diusir dari Kampung di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 29 Oktober 2017 - 22:18 WIB

IMG-7127

Ilustrasi anak mencuri

Bekasi, kini.co.id – Seorang remaja berinisial AR (15) terpaksa diusir dari rumah orang tua angkatnya di Kampung Babakan, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, pada Sabtu (28/10) pagi.

Warga setempat tidak tahan dengan ulah AR karena kerap mencuri harta benda, meski kerap dinasehati.

Kapolsek Bantargebang Komisaris Siswo mengatakan, keputusan ini diambil hasil musyawarah warga setempat dengan perangkat RT yang didampingi anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Sarjono.

Saat itu, AR tertangkap ketika menyelinap masuk ke rumah Unja (52) warga setempat.

Saat ditanya warga, AR awalnya mengelak. Namun saat didesak, akhirnya dia mengakui hendak mencuri barang berharga milik Unja.

Namun aksinya gagal karena keburu ketahuan warga setempat.

“Warga kemudian memanggil orang tua AR, bapak Edi untuk membahas persoalan ini,” kata Siswo pada Minggu (29/10).

Dalam musyawarah itu, mayoritas warga menyampaikan kekesalannya dengan ulah AR.

Sebab beberapa pekan lalu AR telah mencuri laptop, sepeda bahkan membobol warung rokok milik warga setempat.

Padahal warga sudah berupaya membawa AR ke panti sosial di daerah Cileungsi, Kabupaten Bogor untuk mendapat pembinaan.

“Meski sudah dibina rupanya AR kembali berulah, sehingga warga kesal dan meminta orang tua angkatnya untuk memulangkan dia ke orang tua kandungnya,” ujar Siswo.

Atas dorongan warga itu, kata Siswo, Edi membawa AR ke rumah orang tuanya di daerah Pekalongan, Jawa Tengah.

Warga khawatir bila dibiarkan terlalu lama akan menimbulkan permasalahan yang mengarah pada gangguan keamanan.

“Pak Edi sudah menerima keputusan itu, meski awalnya berat tapi ini untuk kebaikan bersama bagi warga setempat,” jelasnya.

Karena itulah, ujar Siswo, AR tidak dipidana karena kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Bahkan AR juga mendapat pembinaan dari anggota Polsek Bantargebang, bahwa mencuri bisa dikenakan pidana dan tidak mencerminkan seorang siswa selayaknya AR yang masih duduk di kelas 3 SMP.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...