Kamis, 23 November 2017 | 12.35 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kerap Mencuri, Remaja Diusir dari Kampung di Bekasi

Kerap Mencuri, Remaja Diusir dari Kampung di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 29 Oktober 2017 - 22:18 WIB

IMG-7127

Ilustrasi anak mencuri

Bekasi, kini.co.id – Seorang remaja berinisial AR (15) terpaksa diusir dari rumah orang tua angkatnya di Kampung Babakan, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, pada Sabtu (28/10) pagi.

Warga setempat tidak tahan dengan ulah AR karena kerap mencuri harta benda, meski kerap dinasehati.

Kapolsek Bantargebang Komisaris Siswo mengatakan, keputusan ini diambil hasil musyawarah warga setempat dengan perangkat RT yang didampingi anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Sarjono.

Saat itu, AR tertangkap ketika menyelinap masuk ke rumah Unja (52) warga setempat.

Saat ditanya warga, AR awalnya mengelak. Namun saat didesak, akhirnya dia mengakui hendak mencuri barang berharga milik Unja.

Namun aksinya gagal karena keburu ketahuan warga setempat.

“Warga kemudian memanggil orang tua AR, bapak Edi untuk membahas persoalan ini,” kata Siswo pada Minggu (29/10).

Dalam musyawarah itu, mayoritas warga menyampaikan kekesalannya dengan ulah AR.

Sebab beberapa pekan lalu AR telah mencuri laptop, sepeda bahkan membobol warung rokok milik warga setempat.

Padahal warga sudah berupaya membawa AR ke panti sosial di daerah Cileungsi, Kabupaten Bogor untuk mendapat pembinaan.

“Meski sudah dibina rupanya AR kembali berulah, sehingga warga kesal dan meminta orang tua angkatnya untuk memulangkan dia ke orang tua kandungnya,” ujar Siswo.

Atas dorongan warga itu, kata Siswo, Edi membawa AR ke rumah orang tuanya di daerah Pekalongan, Jawa Tengah.

Warga khawatir bila dibiarkan terlalu lama akan menimbulkan permasalahan yang mengarah pada gangguan keamanan.

“Pak Edi sudah menerima keputusan itu, meski awalnya berat tapi ini untuk kebaikan bersama bagi warga setempat,” jelasnya.

Karena itulah, ujar Siswo, AR tidak dipidana karena kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Bahkan AR juga mendapat pembinaan dari anggota Polsek Bantargebang, bahwa mencuri bisa dikenakan pidana dan tidak mencerminkan seorang siswa selayaknya AR yang masih duduk di kelas 3 SMP.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...