Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.11 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Puncak Hari Santri Nasional Dibarengi dengan Hari Sumpah Pemuda

Puncak Hari Santri Nasional Dibarengi dengan Hari Sumpah Pemuda

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 29 Oktober 2017 - 13:40 WIB

IMG-7125

Bekasi, kini.co.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi mengadakan gebyar acara puncak Hari Santri Nasional sekaligus Hari Sumpah Pemuda dengan tema ‘Membangun Santri Mandiri Yang Menghargai Keberagamaan Untuk Membangkitkan Peradaban Bangsa Menuju NKRI Hebat’, di Stadion Mini Tambun, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu malam (28/10).

Puncak acara Hari Santri Nasional itu turut dihadiri Habib Luthfi bin Yahya, Ki Ajeng Ganjur, dan Kang Dedi Mulyadi. 

PCNU Kabupaten Bekasi juga mengundang beberapa organisasi pemuda seperti IPNU, IPPNU, Fatayat, Ansor, Muslimat dan Laskar Aswaja.

Acara yang terbilang perdana itu, sekaligus untuk memberikan hadiah kepada pemenang lomba yang sudah dilombakan belum lama ini. Diantaranya lomba baca kitab kuning, kesenian hadroh, marawis, futsal dan pagar nusa (pencak silat).

Ketua Panitia Pelaksana, Kiai Solahudin Alhadi mengatakan, ini sebagai puncak acara Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2017 lalu. 

Untuk tahun ini, kata dia, PCNU-PCNU yang ada di nusantara serentak memperingatinya. Itu sebagai bukti, bahwa warga NU siap untuk menjaga NKRI sesuai dengan tema Hari Santri Nasional tahun ini, yakni membangun santri mandiri yang menghargai keberagamaan untuk membangkitkan peradaban bangsa menuju NKRI hebat.

Bicara basis NU di Kabupaten Bekasi, kata pria yang juga Sekjen PCNU Kabupaten Bekasi ini, dengan adanya puncak acara Hari Santri Nasional, diharapkan masyarakat Kabupaten Bekasi bisa lebih mengenal NU.

Ditempat sama, Budayawan Dedi Mulyadi mengingatkan kepada para santri, bahwa santri itu orang yang akhlaknya mulia. Hari Santri Nasional ini, kata dia, dapat dimaknai sebagai revolusi jihad NU.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk menanamkan agama sejak dini. Bahkan, untuk pelajaran agama, lanjut dia, kalau bisa ustad-ustad diperdayakan dengan cara mengajar di Sekolah Dasar (SD), dan mengajari kitab kuning.

Menurutnya, kalau sejak kecil tidak diberikan pengalaman ilmu agama, dan didapatnya ketika kuliah, pada nantinya dia akan merasa paling benar. Sehingga, hal itu memicu kesenjangan dalam bersosial.

“NU itu penjaga NKRI. Sekarang adalahnya abadnya kebangkitan para santri. Pesan saya, santri jangan pada ngumpul. Disebar semua, agar republik ini diisi oleh para santri,” terangnya.

Sedangkan, Kabag Kesra Kabupaten Bekasi, Iyan Supriatna yang mewakili Bupati Bekasi menuturkan, bicara soal Hari Santri Nasional Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendukung penuh. Terlebih, pada hari H (22 Oktober 2017)  Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin sudah memperingati Hari Santri Nasional di At Taqwa wilayah Babelan.

“Bicara HSN beliau (Bupati) mendukung penuh. Apalagi dibidang keagamaan, beliau sangat mendukung sekali,” ucap mantan Camat Tambun Selatan ini.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...