Selasa, 23 Oktober 2018 | 03.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jasamarga Beberkan Tantangan Proses Pembangunan Tol Elevated Jakarta-Cikampek

Jasamarga Beberkan Tantangan Proses Pembangunan Tol Elevated Jakarta-Cikampek

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 29 Oktober 2017 - 13:35 WIB

IMG-7124

Pembangunan Tol Elevated Jakarta-Cikampek

Bekasi, kini.co.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menargetkan pembangunan Tol Elevated di ruas Jakarta-Cikampek rampung pada Maret 2019. Karena, Tol itu diharapkan dapat beroprasi pada April 2019.

Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) juga pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) Djoko Dwijono, untuk progres pembangunan melampaui target terdapat sejumlah tantangan utama.

Kata Djoko, tantangan itu dalam proses pembangunan jalan tol Elevated yang dibagi menjadi 10 zona tersebut.Tantangan utamanya adalah kepadatan volume kendaraan di ruas Jakarta-Cikampek.

Ditambah lagi dengan adanya 4 proyek infrastruktur lainnya di koridor yang sama, yaitu, Light Rail Transit (LRT), High Speed Railway (HSR), Jalan Tol Cibitung-Cilincing, serta proyek internal Cabang Jakarta-Cikampek.

“Padahal rekayasa lalu lintas selalu dilakukan, seperti misalnya seminim mungkin menutup lajur dalam waktu singkat, atau melakukan contra flow, serta imbauan menggunakan rute perjalanan alternatif lainnya apabila kondisi jalan sangat padat. Namun memang volume kendaraannya sangat padat,” terang dia.

Dalam catatannya, kini capaian realisasi progres konstruksi hingga minggu akhir di bulan Oktober 2017 mencapai 13,192 persen. Capaian realisasi tersebut melebihi target kontrak yang ditetapkan untuk bulan Oktober, yaitu sebesar 11,92 persen.

Sementara Komisaris Utama PT Jasa Marga, Refly Harun, mengapresiasi atas kerja keras PT JJC yang terus berupaya mengebut pembangunan Jalan Tol Elevated.

Ia menjelaskan jika proyek ini di inisiasi oleh Jasa Marga, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) ini merupakan solusi dari kepadatan yang sering terjadi di ruas eksisting.

“Sekaligus sebagai jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung. Jalan tol sepanjang kurang lebih 38 Km ini membentang di ruas Cikunir-Karawang Barat,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...