Kamis, 23 November 2017 | 12.33 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jasamarga Beberkan Tantangan Proses Pembangunan Tol Elevated Jakarta-Cikampek

Jasamarga Beberkan Tantangan Proses Pembangunan Tol Elevated Jakarta-Cikampek

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 29 Oktober 2017 - 13:35 WIB

IMG-7124

Pembangunan Tol Elevated Jakarta-Cikampek

Bekasi, kini.co.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menargetkan pembangunan Tol Elevated di ruas Jakarta-Cikampek rampung pada Maret 2019. Karena, Tol itu diharapkan dapat beroprasi pada April 2019.

Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) juga pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) Djoko Dwijono, untuk progres pembangunan melampaui target terdapat sejumlah tantangan utama.

Kata Djoko, tantangan itu dalam proses pembangunan jalan tol Elevated yang dibagi menjadi 10 zona tersebut.Tantangan utamanya adalah kepadatan volume kendaraan di ruas Jakarta-Cikampek.

Ditambah lagi dengan adanya 4 proyek infrastruktur lainnya di koridor yang sama, yaitu, Light Rail Transit (LRT), High Speed Railway (HSR), Jalan Tol Cibitung-Cilincing, serta proyek internal Cabang Jakarta-Cikampek.

“Padahal rekayasa lalu lintas selalu dilakukan, seperti misalnya seminim mungkin menutup lajur dalam waktu singkat, atau melakukan contra flow, serta imbauan menggunakan rute perjalanan alternatif lainnya apabila kondisi jalan sangat padat. Namun memang volume kendaraannya sangat padat,” terang dia.

Dalam catatannya, kini capaian realisasi progres konstruksi hingga minggu akhir di bulan Oktober 2017 mencapai 13,192 persen. Capaian realisasi tersebut melebihi target kontrak yang ditetapkan untuk bulan Oktober, yaitu sebesar 11,92 persen.

Sementara Komisaris Utama PT Jasa Marga, Refly Harun, mengapresiasi atas kerja keras PT JJC yang terus berupaya mengebut pembangunan Jalan Tol Elevated.

Ia menjelaskan jika proyek ini di inisiasi oleh Jasa Marga, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) ini merupakan solusi dari kepadatan yang sering terjadi di ruas eksisting.

“Sekaligus sebagai jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung. Jalan tol sepanjang kurang lebih 38 Km ini membentang di ruas Cikunir-Karawang Barat,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...