Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.07 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dua Siswa Bonyok Usai Jambret Dompet Warga di Bekasi

Dua Siswa Bonyok Usai Jambret Dompet Warga di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 29 Oktober 2017 - 13:26 WIB

IMG-7121

Jambret. (Ilustrasi)

Bekasi, kini.co.id – Siswa SMA dan SMP di Kota Bekasi babak belur usai menjambret dompet warga di Jalan Rembang RT 06/07, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi pada Sabtu (28/10) siang.

Beruntung nyawa kedua siswa itu berhasil diselamatkan oleh anggota TNI AD Serda Rohmat Hidayat yang langsung membawa mereka ke kantor kepolisian setempat.

Kepala Unit Reskrim Polsek Jatiasih AKP Umar Wirdahadikusuma mengatakan, dua pelajar yang diamankan itu berinisial DM (17) dan AF (14).

Keduanya diamankan karena menjambret dompet milik Susilowati (58) salah seorang ibu rumah tangga, menggunakan satu unit sepeda motor.

Saat korban sedang berjalan kaki, tiba-tiba DM merebut dompet korban berisi uang sebesar Rp 500.000 dari arah belakang.

Setelah dompet berpindah tangan, DM berlari ke arah rekannya AF yang sudah bersiaga di lokasi.

“Mereka lalu kabur menggunakan Honda Scoopy yang dikendarai oleh AF,” kata Umar pada Minggu (29/10).

Umar mengatakan, Susilowati kemudian berteriak hingga mengundang perhatian warga. Massa yang mendengarnya langsung memburu kedua siswa itu menggunakan dua sepeda motor.

Di daerah Galaxy, Bekasi Selatan keduanya berhasil diamankan warga.

Massa yang kesal dengan ulahnya langsung menghakimi AF dan DM hingga babak belur.

Sersda Rahmat Hidayat yang sedang melintas di lokasi langsung membawa keduanya ke Polsek Bekasi Selatan.

“Awalnya dibawa ke Polsek Bekasi Selatan, namun karena kejadian itu di Jatiasih maka dilimpahkan ke kami,” ujar Umar.

Kapolsek Jatiasih Komisaris Ili Anas menambahkan, kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Korban enggan membuat laporan kasus pencurian karena uang Rp 500.000 miliknya akan digunakan untuk keperluan lain.

Apalagi kedua penjambret yang ditangkap warga masih berusia remaja yang duduk di bangku SMP dan SMA.

“Kalau korban membuat laporan sudah pasti uangnya dijadikan barang bukti sampai di persidangan. Karena tidak mau melapor, maka AF dan DM dilepaskan,” kata Ili.

Meski demikian, kata dia, kedua pelajar itu dilepaskan setelah melewati mekanisme pembinaan oleh anggota Binmas setempat.

Selain itu, mereka juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

“Kita panggil orang tuanya supaya mereka tahu perbuatan anaknya, dengan begitu mereka akan lebih mengawasi anak-anaknya dalam pergaulan,” jelas Ili

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...