Minggu, 19 November 2017 | 11.52 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dua Siswa Bonyok Usai Jambret Dompet Warga di Bekasi

Dua Siswa Bonyok Usai Jambret Dompet Warga di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 29 Oktober 2017 - 13:26 WIB

IMG-7121

Jambret. (Ilustrasi)

Bekasi, kini.co.id – Siswa SMA dan SMP di Kota Bekasi babak belur usai menjambret dompet warga di Jalan Rembang RT 06/07, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi pada Sabtu (28/10) siang.

Beruntung nyawa kedua siswa itu berhasil diselamatkan oleh anggota TNI AD Serda Rohmat Hidayat yang langsung membawa mereka ke kantor kepolisian setempat.

Kepala Unit Reskrim Polsek Jatiasih AKP Umar Wirdahadikusuma mengatakan, dua pelajar yang diamankan itu berinisial DM (17) dan AF (14).

Keduanya diamankan karena menjambret dompet milik Susilowati (58) salah seorang ibu rumah tangga, menggunakan satu unit sepeda motor.

Saat korban sedang berjalan kaki, tiba-tiba DM merebut dompet korban berisi uang sebesar Rp 500.000 dari arah belakang.

Setelah dompet berpindah tangan, DM berlari ke arah rekannya AF yang sudah bersiaga di lokasi.

“Mereka lalu kabur menggunakan Honda Scoopy yang dikendarai oleh AF,” kata Umar pada Minggu (29/10).

Umar mengatakan, Susilowati kemudian berteriak hingga mengundang perhatian warga. Massa yang mendengarnya langsung memburu kedua siswa itu menggunakan dua sepeda motor.

Di daerah Galaxy, Bekasi Selatan keduanya berhasil diamankan warga.

Massa yang kesal dengan ulahnya langsung menghakimi AF dan DM hingga babak belur.

Sersda Rahmat Hidayat yang sedang melintas di lokasi langsung membawa keduanya ke Polsek Bekasi Selatan.

“Awalnya dibawa ke Polsek Bekasi Selatan, namun karena kejadian itu di Jatiasih maka dilimpahkan ke kami,” ujar Umar.

Kapolsek Jatiasih Komisaris Ili Anas menambahkan, kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Korban enggan membuat laporan kasus pencurian karena uang Rp 500.000 miliknya akan digunakan untuk keperluan lain.

Apalagi kedua penjambret yang ditangkap warga masih berusia remaja yang duduk di bangku SMP dan SMA.

“Kalau korban membuat laporan sudah pasti uangnya dijadikan barang bukti sampai di persidangan. Karena tidak mau melapor, maka AF dan DM dilepaskan,” kata Ili.

Meski demikian, kata dia, kedua pelajar itu dilepaskan setelah melewati mekanisme pembinaan oleh anggota Binmas setempat.

Selain itu, mereka juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

“Kita panggil orang tuanya supaya mereka tahu perbuatan anaknya, dengan begitu mereka akan lebih mengawasi anak-anaknya dalam pergaulan,” jelas Ili

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas
Jawa Barat - Sabtu, 18 November 2017 - 21:32 WIB

Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas

Pembangunan Kota Bekasi yang sangat pesat dalam 20 tahun terakhir, khususnya dari sisi pembangunan fisik harus ditunjang dengan pembangunan sumber ...
Edy Rahmayadi diusung Gerindra jadi Cagub di Sumut
- Sabtu, 18 November 2017 - 19:56 WIB

Edy Rahmayadi diusung Gerindra jadi Cagub di Sumut

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) resmi mengusung Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi sebagai calon gubernur Sumatera Utara dalam ...
Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana
DKI Jakarta - Sabtu, 18 November 2017 - 19:38 WIB

Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di Ibu Kota Jakarta, khususnya bencana banjir pada musim penghujan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ...
Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 15:03 WIB

Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik

Mendukung upaya pemerintah dalam menggalakan kajian terhadap bahasa-bahasa lokal yang ada di Indonesia, Program Studi (Prodi) Magister Linguistik (PMSL) Fakultas ...
Tahun Depan, Pembangunan Persulukan Sibio-bio Dilanjutkan
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 14:37 WIB

Tahun Depan, Pembangunan Persulukan Sibio-bio Dilanjutkan

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H. Kharuddin Syah, SE bersama Camat Aek Natas Drs. Adlin Sinaga, M.Si mengunjungi jamaah persulukan di ...
Ketika Jokowi minta peserta Munas KAHMI beri  applause untuk Anies Baswedan
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 11:50 WIB

Ketika Jokowi minta peserta Munas KAHMI beri applause untuk Anies Baswedan

Presiden Jokowi meminta Alumni Himpunan Mahasiswa Islam memberikan applause untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghadiri Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa ...