Rabu, 25 April 2018 | 01.20 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dua Siswa Bonyok Usai Jambret Dompet Warga di Bekasi

Dua Siswa Bonyok Usai Jambret Dompet Warga di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Minggu, 29 Oktober 2017 - 13:26 WIB

IMG-7121

Jambret. (Ilustrasi)

Bekasi, kini.co.id – Siswa SMA dan SMP di Kota Bekasi babak belur usai menjambret dompet warga di Jalan Rembang RT 06/07, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi pada Sabtu (28/10) siang.

Beruntung nyawa kedua siswa itu berhasil diselamatkan oleh anggota TNI AD Serda Rohmat Hidayat yang langsung membawa mereka ke kantor kepolisian setempat.

Kepala Unit Reskrim Polsek Jatiasih AKP Umar Wirdahadikusuma mengatakan, dua pelajar yang diamankan itu berinisial DM (17) dan AF (14).

Keduanya diamankan karena menjambret dompet milik Susilowati (58) salah seorang ibu rumah tangga, menggunakan satu unit sepeda motor.

Saat korban sedang berjalan kaki, tiba-tiba DM merebut dompet korban berisi uang sebesar Rp 500.000 dari arah belakang.

Setelah dompet berpindah tangan, DM berlari ke arah rekannya AF yang sudah bersiaga di lokasi.

“Mereka lalu kabur menggunakan Honda Scoopy yang dikendarai oleh AF,” kata Umar pada Minggu (29/10).

Umar mengatakan, Susilowati kemudian berteriak hingga mengundang perhatian warga. Massa yang mendengarnya langsung memburu kedua siswa itu menggunakan dua sepeda motor.

Di daerah Galaxy, Bekasi Selatan keduanya berhasil diamankan warga.

Massa yang kesal dengan ulahnya langsung menghakimi AF dan DM hingga babak belur.

Sersda Rahmat Hidayat yang sedang melintas di lokasi langsung membawa keduanya ke Polsek Bekasi Selatan.

“Awalnya dibawa ke Polsek Bekasi Selatan, namun karena kejadian itu di Jatiasih maka dilimpahkan ke kami,” ujar Umar.

Kapolsek Jatiasih Komisaris Ili Anas menambahkan, kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Korban enggan membuat laporan kasus pencurian karena uang Rp 500.000 miliknya akan digunakan untuk keperluan lain.

Apalagi kedua penjambret yang ditangkap warga masih berusia remaja yang duduk di bangku SMP dan SMA.

“Kalau korban membuat laporan sudah pasti uangnya dijadikan barang bukti sampai di persidangan. Karena tidak mau melapor, maka AF dan DM dilepaskan,” kata Ili.

Meski demikian, kata dia, kedua pelajar itu dilepaskan setelah melewati mekanisme pembinaan oleh anggota Binmas setempat.

Selain itu, mereka juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

“Kita panggil orang tuanya supaya mereka tahu perbuatan anaknya, dengan begitu mereka akan lebih mengawasi anak-anaknya dalam pergaulan,” jelas Ili

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat
Jawa Barat - Kamis, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  
Sumatera Utara - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
Banjir kembali kepung Jakarta, Anies:  Saya bertanggungjawab
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...