Kamis, 23 November 2017 | 12.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Melawan, bos begal sadis di Medan ditembak mati

Melawan, bos begal sadis di Medan ditembak mati

Reporter : Ary Syahputra | Kamis, 26 Oktober 2017 - 22:54 WIB

IMG-7102

Jajaran Polrestabes Medan Poli saat memperlihatkan barang bukti kejahatan bos begal sadis yang ditembak mati. KiniNews/Istimewa.

Medan, kini.co.id – Bos komplotan begal sadis, Chairul (25) di Kota Medan, Kamis (26/10) dini hari tewas ditembus timah panas petugas polisi. Warga asal Kecamatan Medan Baru tersebut terpaksa ditembak dan merenggang nyawa setelah mencoba kabur dengan melawan petugas Satreskrim Polsekta Medan Baru.

“Kita terpaksa melakukan tindakan tegas, karena yang bersangkutan mencoba kabur dengan melawan petugas ketika dilakukan pengembangan mengejar komplotan Baron Cs,” tegas Komisaris Victor Ziliwu di RS Bhayangkara, Medan, Kamis (26/10).

Dikatakannya, dari tangan Chairul, polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya airsof gun, enam butir selonsong peluru, pisau sangkur, kunci T dan L serta sepeda motor metic dengan nopol BK 5307 SAF.

Sebelumnya, kata Victor, polisi sudah menangkap Charul dan mengambil keterangan terkait pengembangan sejumlah kasus perampokan yang terjadi. Dan, ternyata Chairul bekerjasama dengan komplotan Baron cs.

“Saat pengembangan ini, Chairul melakukan perlawanan sehingga kita lakukan tindakan tegas menembak tersangka yang akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

Dijelaskan Victor, dari evaluasi jajaran Polrestabes Medan selama ini ada dua kelompok begal sadis dibawa pimpinan Chairul Cs dan Baron Cs.

“Semuanya ada 9 anggota dibawah pimpinan Chairul dan Baron. Dalam kelompok Chairul, dua anggotanya sudah lebih dulu tewas ditembak dalam penyergapan beberapa waktu lalu oleh tim kita (Polsekta Medan Baru) dan seorang lagi dari kelompok Baron,” terangnya.

Sedangkan 4 rekan lainnya sudah menjalani proses pemeriksaan di Polsekta Medan Barat, Polsekta Sunggal dan Polrestabes Medan. “Saat ini polisi masih memburu tersangka Baron dan anggotanya berinisial P,” ujarnya.

Kedua komplotan ini, kata Victor tergolong sadis ketika beraksi.

“Ini kelompok sadis dan sangat tega menghabisi para korban dengan airsof gun, parang dan balok dan sudah 25 kali melakukan kejahatan, dan 7 kali mencuri sepeda motor di wilayah hukum Polrestabes Medan,” tegasnya.

Dari beberapa pelaku yang diperiksa, sebelum melakukan aksi kejahatan di jalanan kelompok ini kerap mengkonsumsi narkoba.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...