Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.10 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Koalisi PKB-PKS di Majalengka, Cecep: Kita Tak Bicara Ideologi

Koalisi PKB-PKS di Majalengka, Cecep: Kita Tak Bicara Ideologi

Reporter : Rakisa | Kamis, 26 Oktober 2017 - 08:22 WIB

IMG-7075

Dari kiri ke kanan Ketua DPD PKS Majalengka Asep Aminudin, Moch Ramdhani, Deden Hardian Narayanto, Ketua DPC PKB Majalengka Hamdi dan Syuro DPC PKB Majalengka KH Badrusalam. (KiniNews/Ist)

Majalengka, kini.co.id – Pro kontra koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Pilkada di Kabupaten Majalengka kian santer, terutama dikalangan Nahdliyin yang menganggap keduanya memiliki ideologi berbeda.

Diketahui PKB yang telah mengajukan sejumlah nama ke DPP mulai mengerucut ke satu nama bakal calon bupati yakni Mochamad Ramdhani yang telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan, sedangkan PKS yang mengusung kadernya Deden Hardian Narayanto sebagai pendampingnya.

Rencana dipasangkannya kedua nama tersebut terus berpolemik, terlebih baru-baru ini, ditingkat nasional PKB yang pro mendukung Perppu Ormas sedangkan PKS menolak Perppu.

Menanggapi pro kontra dikalangan Nahdliyin, Sekretaris DPC PKB Majalengka Cecep Sholeh Soemantri mengatakan bahwa penolakan tersebut dianggap terlalu dibesar-besarkan.

Menurut Cecep, PKB dengan jumlah enam kursi di DPRD dan PKS lima kursi dinilai cukup untuk mengusung satu pasangan.

“Kita tidak berbicara ideologi, toh kita punya akidah masing- masing, jadi adanya pro kontra di kalangan Nadhliyin saya nilai terlalu dibesar-besarkan,” kata Cecep saat dihubungi kini.co.id, Rabu (25/10) malam.

Abah Cecep sapaan Cecep Sholeh Soemantri menjelaskan bahwa PKS di Majalengka berbeda dengan yang lainnya.

“Iya berbeda dengan yang lainnya punya jaringan yang bagus dan kuat di bawah, di bandingkan dengan partai lainnya,” tambahnya.

Cecep berharap koalisi PKB- PKS tetap solid dalam menghadapi Pilkada Majalengka 2018 dengan target merebut kursi nomor satu dan dua di Kota Angin dari petahana yakni PDIP.

Sementara itu Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPD PKS Kabupaten Majalengka, Dedi Supriadi menyatakan adanya sejumlah penolakan koalisi tersebut dinilai keliru.Terutama yang menganggap perbedaan ideologi.

Dedi menegaskan bahwa ideologi PKS dan PKB sama, yakni berbasis Islam nasionalis.

Kalaupun ada sebagian nahdliyin memiliki pendapat berbeda tentang koalisi, itu hanya beda ijtihad yang tidak perlu dibesar-besarkan.

“Ya pada akhirnya syuro di masing-masing parpol tingkat pusat yang akan menentukan. Kita tunggu saja surat keputusan dari masing-masing DPP sambil terus menjalin silatutahim dengan semua unsur. Baik itu parpol, tokoh masyarakat, dan ormas lainnya,” ungkapnya Dedi saat dihubungi terpisah.

Dedi berharap PKS kekuatan parpol berbasis Islam nasionalis seperti PPP, PKB, PAN, Demokrat, Golkar, dan Gerindra bisa membangun kesamaan persepsi.

Sebab harus ada kesamaan langkah perjuangan untuk melahirkan pemimpin yang amanah, adil, pemersatu, bermartabat, serta mengedepankan kesejahteraan rakyat terutama di Kabupaten Majalengka.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...