Kamis, 23 November 2017 | 12.36 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kongres Pemuda di Kota Bekasi Gunakan APBD, Nilainya Sampai Rp 700 Juta

Kongres Pemuda di Kota Bekasi Gunakan APBD, Nilainya Sampai Rp 700 Juta

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 24 Oktober 2017 - 23:50 WIB

IMG-7072

Ilustrasi uang

Bekasi, kini.co.id – Penyelenggaraan Kongres Pemuda Kota Bekasi pada tanggal 23 sampai 26 Oktober 2016 di Hotel Santika, Mega Bekasi yang diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi bekerjasama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi menuai kritik tajam.

Acara yang dihelat dengan menggunakan anggaran APBD Kota Bekasi senilai Rp 700 juta tersebut dinilai hanya menghambur-hamburkan uang rakyat lantaran tidak memiliki konsep dan ukuran pencapaian yang jelas.

“Luar biasa sekali acara ini, di hotel mewah dengan anggaran yang besar tapi sayang konsepnya tidak jelas dan ukuran pencapaiannya juga tidak jelas. Kesan yang kemudian kami tangkap ini hanya hambur-hamburkan uang rakyat,” ujar Aktivis Kepemudaan Kota Bekasi, Adi Yunsyah, Selasa (24/10).

Padahal kata dia, semestinya dengan daya dukung anggaran yang memadahi, Kongres Pemuda bisa menjadi sesuatu yang berarti bagi kemajuan dunia kepemudaan di Kota Bekasi.

Kongres Pemuda harusnya, bisa menjawab sejumlah permasalahan-permasalahan krusial di dunia kepemudaan baik di tingkat lokal Kota Bekasi maupun nasional.

“Jadi kesannya ini hanya kumpul-kumpul saja. Sebatas seremoni, tidak jelas arahnya mau kemana,” sindir pria yang akrab disapa Monel itu.

Dalam persoalan ini, ia juga mengkritik pihak Dinas Kepemudaan dan olahraga Kota Bekasi yang seakan-akan hanya bertindak sebagai Event Organizer.

“Jadi kesannya hanya mengumpulkan personal-personal yang menatasnamakan organisasi-organisasi kepemudaan tanpa verifikasi yang jelas, mekanisme yang jelas. Lagi-lagi hanya menghamburkan uang rakyat. Padahal kalau anggaran dimanfaatkan untuk kepentingan yang jelas justru jauh bermanfaat,” tandasnya.

Pria yang juga duduk dalam struktur Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Kota Bekasi itu juga menyayangkan keterlibatan KNPI Kota Bekasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut yang seakan hanya sebagai bagian dari legitimasi semata.

“Sebagai MPI KNPI saya sayangkan keterlibatan KNPI yang hanya sebatas pemberi legitimasi saja. Tidak ada disana sumbasing atau konrtibusi pemikiran berupa konsep yang jelas. Jelas kami sayangkan hal itu,” kritik Monel.

Ke depan, ia tidak ingin ada kegiatan-kegiatan yang arahnya tidak jelas. Yang kemudian terkesan menghambur-hamburkan uang rakyat.

“Jangan sampai kegiatan yang ada hanya sekedar menghabiskan uang rakyat atau diadakan untuk merampok uang rakyat,” kata dia.

Atas persoalan tersebut, ia meminta kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi dan KNPI Kota Bekasi memberikan klarifikasi yang jelas kepada publik atas terselenggaranya Kongres Pemuda Kota Bekasi.

“Perlu ada klarifikasi kepada publik soal kegiatan ini. Para penyelenggara harus berani dan siap bertanggungjawab atas yang sudah mereka perbuat.Hari ini kami ingin ada penjelesan yang masuk akal dan bisa diterima logika dan akal sehat,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi, Tedi Hafni menampik adanya tudingan penghambur-hamburan anggaran dalam kegiatan Kongres Pemuda Kota Bekasi yang diselenggarakan oleh instansinya dengan menggandeng Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi.

“Saya kira tidak seperti itu. Kalau pembangunan itu kan tidak hanya fisik dan non fisik. Pembinaan kepemudaan adalah non fisik, pasti hasilnya tidak kelihatan sekarang,” ujarnya.

Menurutnya, hal yang wajar bila ada kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan yang Dinas Kepemudaan dan olahraga Kota Bekasi selenggarakan.

“Mungkin kalau kekurangan selalu ada. Tapi kita buat agar kegiatan bisa optimal. Mohon masukannya,” kata Tedi.

Tedi juga panjang lebar menjelaskan kegiatan yang instansinya selenggarakan itu.

Menurutnya, dalam Kongres Pemuda Kota Bekasi ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama terselenggaranya acara dari tanggal 23 sampai 26 Oktober 2017 di Hotel Santika, Mega Bekasi.

Kegiatan tersebut antara lain, lokakarya bagi pemuda dan pelajar dengan jumlah peserta 150 orang. Kemudian ada seminar bagi pemuda dan mahasiswa dengan total peserta 150 orang. Pemberdayaan dan pembinaan bagi 94 organasiasi kepemudaan di Kota Bekasi. Serta peringatan hari sumpah pemuda itu sendiri.

“Ada banyak kegiatan yang menjadi rangkaian dalam Kongres Pemuda Kota Bekasi,” jelasnya.

Sedangkan kata dia, kegiatan Kongres Pemuda Kota Bekasi itu sendiri memiliki beragam target dan tujuan.

Mulai dari ajang silaturahim antar organisasi kepemudaan di Kota Bekasi. Meningkatkan semangat kemendirian, kreatif, inovatif dan berjiwa patriot.

Membangun persatuan seluruh pemuda Kota Bekasi dengan deklrasi. Pemuda Kota Bekasi anti terhadap narkoba, pemuda Kota Bekasi anti kekerasan dan radikalisme. Pemuda Kota Bekasi menjunjung tinggi isi sumpah pemuda.

“Pemuda Kota Bekasi juga diharapkan siap bekerjasama membangun Kota Bekasi maju, sejahtera dan ihsan. Dan Pemuda Kota Bekasi menjunjung tinggi empat pilar kebangsaan,” terang Tedi.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...