Kamis, 22 Februari 2018 | 00.12 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Anak SD isap vape viral, ini kata Menteri Khofifah

Anak SD isap vape viral, ini kata Menteri Khofifah

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 24 Oktober 2017 - 22:08 WIB

IMG-7071

Khofifah Indar Parawansa. (Ist)

Bekasi, kini.co.id – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku prihatin mendapatkan informasi sekelompok anak yang masih duduk di sekolah dasar di Trenggalek, Jawa Timur, sedang asyik menikmati rokok elektronik atau vape.

“Itu bagian dari format yang mengganggu kondisi fisik dan psikologis anak-anak,” kata Kofifah di sela kegiatan sosialisasi bantuan pengembangan sarana usaha melalui e-Warong di Hotel Amarosa, Kota Bekasi, Selasa (24/10).

Menurut dia, media yang dipakai bisa melalui rokok elektrik, macam-macam permen bahkan dalam permen dituliskan rasa susu, namun mengandung zat adiktif. Terbaru ialah PCC di Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Ini harus menjadi tambahnya kewaspadaan kita, seperti yang Pak Kepala BNN sampaikan, bahwa yang disasar itu sekarang bukan lagi SD, bahkan Tk dan PAUD,” ujar Kofifah.

Ia meminta kejadian-kejadian yang terpublis di 1-2 titik tak dianggap remeh. Sebab, diduga masih banyak kejadian serupa tak terpublis. Karena itu, peran orang tua, guru, sampai aparat paling rendah seperti RT turut menjaga upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Upaya kita untuk meningkatkan kualitas SDM harus dijaga dari semua lini. Yang muncul di 1-2 titik jangan di anggap remeh, itu yang terpublis, yang tidak kita harus selalu waspada,” katanya.

Video sekelompok anak SD sedang mengisap rokok elektrik atau vape viral di media sosial. Di dalam rekaman berdurasi 1,5 menit itu tampak tujuh siswa berseragam sekolah dasar di Trenggalek, Jawa Timur sedang menikmati roko elektrik.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...