Kamis, 23 November 2017 | 12.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Anak SD isap vape viral, ini kata Menteri Khofifah

Anak SD isap vape viral, ini kata Menteri Khofifah

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 24 Oktober 2017 - 22:08 WIB

IMG-7071

Khofifah Indar Parawansa. (Ist)

Bekasi, kini.co.id – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku prihatin mendapatkan informasi sekelompok anak yang masih duduk di sekolah dasar di Trenggalek, Jawa Timur, sedang asyik menikmati rokok elektronik atau vape.

“Itu bagian dari format yang mengganggu kondisi fisik dan psikologis anak-anak,” kata Kofifah di sela kegiatan sosialisasi bantuan pengembangan sarana usaha melalui e-Warong di Hotel Amarosa, Kota Bekasi, Selasa (24/10).

Menurut dia, media yang dipakai bisa melalui rokok elektrik, macam-macam permen bahkan dalam permen dituliskan rasa susu, namun mengandung zat adiktif. Terbaru ialah PCC di Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Ini harus menjadi tambahnya kewaspadaan kita, seperti yang Pak Kepala BNN sampaikan, bahwa yang disasar itu sekarang bukan lagi SD, bahkan Tk dan PAUD,” ujar Kofifah.

Ia meminta kejadian-kejadian yang terpublis di 1-2 titik tak dianggap remeh. Sebab, diduga masih banyak kejadian serupa tak terpublis. Karena itu, peran orang tua, guru, sampai aparat paling rendah seperti RT turut menjaga upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Upaya kita untuk meningkatkan kualitas SDM harus dijaga dari semua lini. Yang muncul di 1-2 titik jangan di anggap remeh, itu yang terpublis, yang tidak kita harus selalu waspada,” katanya.

Video sekelompok anak SD sedang mengisap rokok elektrik atau vape viral di media sosial. Di dalam rekaman berdurasi 1,5 menit itu tampak tujuh siswa berseragam sekolah dasar di Trenggalek, Jawa Timur sedang menikmati roko elektrik.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...