Minggu, 19 November 2017 | 11.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Pencuri Bermodus Pembantu di Bekasi Sudah Tujuh Kali Beraksi

Pencuri Bermodus Pembantu di Bekasi Sudah Tujuh Kali Beraksi

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 24 Oktober 2017 - 21:05 WIB

IMG-7068

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota melaksanakan konferensi pers penangkapan pencuri dengan modus pembantu rumah tangga di perumahan elit

Bekasi, kini.co.id – Kepala Satuan Reskrim Polres Metropolitan Bekasi Kota AKBP Dedy Supriadi mengungkapkan, komplotan pencuri dengan modus berpura-pura sebagai pembantu rumah tangga yang ditangkap petugas rupanya sudah tujuh kali beraksi. Mereka beraksi di rumah-rumah elit dengan membawa kabur perhiasan, mobil dan motor majikan.

“Selain di Kota Bekasi, mereka juga pernah mencuri dengan modus ini di daerah Jakarta Barat dan Jakarta Timur,” kata Dedy pada Selasa (24/10).

Dua tersangka pencuri dengan modus berpura-pura menjadi pembantu rumah tangga, yakni SS (47) dan MS (45) ditangkap polisi pada Senin (23/10). SS ditembak betis kanannya saat ditangkap karena melakukan perlawanan di Jakarta Selatan, sedangka MS ditangkap tanpa perlawanan di Jakarta Pusat.

“Untuk tersangka KS masih diburu petugas dengan menggali keterangan dari dua tersangka lain yang sudah kita amankan lebih dulu,” jelas Dedy.

Dedy mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati bila merekrut pembantu rumah tangga. Sebab kasus pencurian dengan modus serupa sering terjadi dan rata-rata korbannya adalah masyarakat dengan latarbelakang ekonomi menengah ke atas.

“Sehari-hari korban sibuk bekerja di kantornya, sehingga mempercayakan rumah ke pembantu. Rupanya hal ini yang dimanfaatkan tersangka,” katanya.

Karena itu, Dedy mengimbau sebaiknya masyarakat mencari pembantu rumah tangga melalui perusahaan yang jelas atau biro tenaga kerja. Selain memiliki ketrampilan yang memadai, kasus pencurian seperti ini juga bisa dihindari. “Soalnya identitas mereka kan jelas dan sudah mendapat jaminan dari penyalur tenaga kerja. Beda dengan tersangka ini, rupanya fotokopi KTP yang digunakan MS itu milik orang lain,” jelasnya.

Akibat pebuatannya, ketiga tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun.

“Selain mengamankan tersangka, kami juga menyita barang bukti berupa sepeda motor, dua kalung emas, jam tangan, dompet, dan rekaman CCTV,” katanya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas
Jawa Barat - Sabtu, 18 November 2017 - 21:32 WIB

Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas

Pembangunan Kota Bekasi yang sangat pesat dalam 20 tahun terakhir, khususnya dari sisi pembangunan fisik harus ditunjang dengan pembangunan sumber ...
Edy Rahmayadi diusung Gerindra jadi Cagub di Sumut
- Sabtu, 18 November 2017 - 19:56 WIB

Edy Rahmayadi diusung Gerindra jadi Cagub di Sumut

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) resmi mengusung Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi sebagai calon gubernur Sumatera Utara dalam ...
Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana
DKI Jakarta - Sabtu, 18 November 2017 - 19:38 WIB

Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di Ibu Kota Jakarta, khususnya bencana banjir pada musim penghujan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ...
Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 15:03 WIB

Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik

Mendukung upaya pemerintah dalam menggalakan kajian terhadap bahasa-bahasa lokal yang ada di Indonesia, Program Studi (Prodi) Magister Linguistik (PMSL) Fakultas ...
Tahun Depan, Pembangunan Persulukan Sibio-bio Dilanjutkan
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 14:37 WIB

Tahun Depan, Pembangunan Persulukan Sibio-bio Dilanjutkan

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H. Kharuddin Syah, SE bersama Camat Aek Natas Drs. Adlin Sinaga, M.Si mengunjungi jamaah persulukan di ...
Ketika Jokowi minta peserta Munas KAHMI beri  applause untuk Anies Baswedan
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 11:50 WIB

Ketika Jokowi minta peserta Munas KAHMI beri applause untuk Anies Baswedan

Presiden Jokowi meminta Alumni Himpunan Mahasiswa Islam memberikan applause untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghadiri Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa ...