Selasa, 23 Oktober 2018 | 03.47 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Pencuri Ini Melamar Sebagai Pembantu Secara Acak di Rumah Elit di Bekasi

Pencuri Ini Melamar Sebagai Pembantu Secara Acak di Rumah Elit di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 24 Oktober 2017 - 21:02 WIB

IMG-7067

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota melaksanakan konferensi pers penangkapan pencuri dengan modus pembantu rumah tangga di perumahan elit

Bekasi, kini.co.id – Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota telah menangkap dua dari tiga tersangka pencurian dengan modus menyamar sebagai pembantu rumah tangga pada Senin (23/10). Dua tersangka, SS (47) dan MS (45) ditangkap di tempat terpisah yakni di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

“Untuk tersangka SS kita lakukan tindakan tegas dengan menembak betisnya,” kata Wakapolres Metropolitan Bekasi Kota AKBP Widjonarko pada Selasa (24/10).

Widjonarko mengatakan, modus operasinya adalah tersangka MS melamar pekerjaan di perumahan elit, Kemang Pratama, Rawalumbu, Kota Bekasi. Bermodalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asal Cirebon, Jawa Barat, MS melamar pekerjaan ke beberapa rumah di kawasan elit itu secara acak.

MS kemudian berhasil diterima kerja menjadi asisten rumah tangga di rumah Yusniarsi (58) di Jalan Pratama 2, Blok R Nomor 14. Tiga hari kemudian, tersangka menjalankan aksinya dengan menghubungi kedua rekannya, SS dan KS ketika rumah dalam sepi.

“Korban sedang pergi bersama keluarganya, tersangka memanfaatkan itu dengan menggasak sepeda motor, mobil, perhiasan emas, serta televisi LED. Setelah itu mereka kabur,” ujarnya.

Widjonarko mengatakan, polisi yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan. Rupanya, fotokopy KTP yang dipakai bukan milik tersangka, melainkan orang lain. Berbekal rekaman kamera CCTV, polisi berusaha mencari para tersangka. “Mereka akhirnya kami amankan dan tersangka KS masih diburu penyidik. Barang milik korban beberapa ada yang sudah dijual,” katanya.

Akibat pebuatannya, ketiga tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...