Kamis, 23 November 2017 | 12.36 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Pencuri Ini Melamar Sebagai Pembantu Secara Acak di Rumah Elit di Bekasi

Pencuri Ini Melamar Sebagai Pembantu Secara Acak di Rumah Elit di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 24 Oktober 2017 - 21:02 WIB

IMG-7067

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota melaksanakan konferensi pers penangkapan pencuri dengan modus pembantu rumah tangga di perumahan elit

Bekasi, kini.co.id – Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota telah menangkap dua dari tiga tersangka pencurian dengan modus menyamar sebagai pembantu rumah tangga pada Senin (23/10). Dua tersangka, SS (47) dan MS (45) ditangkap di tempat terpisah yakni di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

“Untuk tersangka SS kita lakukan tindakan tegas dengan menembak betisnya,” kata Wakapolres Metropolitan Bekasi Kota AKBP Widjonarko pada Selasa (24/10).

Widjonarko mengatakan, modus operasinya adalah tersangka MS melamar pekerjaan di perumahan elit, Kemang Pratama, Rawalumbu, Kota Bekasi. Bermodalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asal Cirebon, Jawa Barat, MS melamar pekerjaan ke beberapa rumah di kawasan elit itu secara acak.

MS kemudian berhasil diterima kerja menjadi asisten rumah tangga di rumah Yusniarsi (58) di Jalan Pratama 2, Blok R Nomor 14. Tiga hari kemudian, tersangka menjalankan aksinya dengan menghubungi kedua rekannya, SS dan KS ketika rumah dalam sepi.

“Korban sedang pergi bersama keluarganya, tersangka memanfaatkan itu dengan menggasak sepeda motor, mobil, perhiasan emas, serta televisi LED. Setelah itu mereka kabur,” ujarnya.

Widjonarko mengatakan, polisi yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan. Rupanya, fotokopy KTP yang dipakai bukan milik tersangka, melainkan orang lain. Berbekal rekaman kamera CCTV, polisi berusaha mencari para tersangka. “Mereka akhirnya kami amankan dan tersangka KS masih diburu penyidik. Barang milik korban beberapa ada yang sudah dijual,” katanya.

Akibat pebuatannya, ketiga tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...