Kamis, 23 November 2017 | 12.38 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Sumut tuan rumah bulan pengurangan risiko bencana 2018

Sumut tuan rumah bulan pengurangan risiko bencana 2018

Reporter : Fauzan | Selasa, 24 Oktober 2017 - 19:31 WIB

IMG-7063

Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis, pataka diserahkan oleh Sektertaris Utama BNPB Dody Ruswandi, disaksikan Kepala BNPB Willem Rampangilei.Sebelumnya Dody menerima pataka dari Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani pada acara penutupan Peringatan Bulan PRB tahun 2017 di Aimas Convention Center, Sorong, Papua Barat, Selasa (24/10). KiniNews/HA Nasution.

Medan, kini.co.id – Provinsi Sumatera Utara terpilih sebagai tuan rumah Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) tahun 2018.
Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan para stakeholder kebencanaan yang dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Pengumuman Sumut sebagai tuan rumah disampaikan pada acara penutupan Peringatan Bulan PRB tahun 2017 di Aimas Convention Center, Sorong, Papua Barat, Selasa (24/10).

Penetapan Sumut sebagai tuan rumah ditandai dengan penyerahan bendera/ pataka kepada Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis, pataka diserahkan oleh Sektertaris Utama BNPB Dody Ruswandi, disaksikan Kepala BNPB Willem Rampangilei.

Sebelumnya Dody menerima pataka dari Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani sebagai tuan rumah acara yang berlangsung pada 22-25 Oktober tersebut.

Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara Riadil, menyampaikan apresiasinya kepada BNPB dan seluruh BPBD Provinsi dan kabupaten/kota yang telah menetapkan Provinsi Sumatera Utara sebagai tuan rumah peringatan bulan pengurangan risiko bencana tahun 2018.

“Kami sangat berbahagi dan berusaha sebaik mungkin dapat memfasilitasi kehadiran kita semua dengan menjemput niat yang ikhlas kita semua semoga diberi kesehatan dan kesempatan agar bersua kembali di wilayah Barat Indonesia. Insyaallah kami Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sumut siap menyambut kehadiran bapak/ibu sekalian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei menyampaikan bahwa Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana untuk memperkuat pemahaman Pemerintah dan Masyarakat terhadap aktivitas Pengurangan Risiko Bencana sebagai investasi untuk ketangguhan.

Hal ini kata dia, bertujuan untuk membangun kesadaran bersama, membangun dialog dan mengembangkan jejaring antar pelaku PRB serta dapat dijadikan ajang pembelajaran bersama bagi pelaku PRB seluruh Indonesia.

Willem mengatakan bahwa pelaksanaan acara Peringatan Bulan PRB pada tahun 2017 memang hanya digelar selama tiga hari, namun membutuhkan persiapan panjang.

Dengan ditutupnya pelaksanaan Peringatan Bulan PRB 2017 di Papua, maka selanjutnya untuk setahun ke depan Sumatera Utara dapat mempersiapkan pelaksanaan Peringatan Bulan PRB selanjutnya.

Pada Bulan PRB tahun 2017 diikuti sekitar 3.000 peserta dari 34 provinsi dan 416 kota dan kabupaten yang terdiri dari kepala daerah, DPR/DPD/DPRD, kementerian/lembaga, SKPD provinsi khususnya BPBD Provinsi/kab/kota, forum PRB, praktisi kebencanaan, perguruan tinggi dan ormas.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan kebencanaan, pawai pelajar sadar bencana, gerakan masyarakat kali remu, rally PRB sekaligus memasang rambu kebencanaan, penanaman pohon, pertemuan dan diskusi kebencanaan, pameran kebencanaan, lomba dan bakti sosial pendidikan serta diakhiri dengan field trip sosialisasi kebencanaan di Kabupaten Raja Ampat.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...