Kamis, 22 Februari 2018 | 00.03 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Sumut tuan rumah bulan pengurangan risiko bencana 2018

Sumut tuan rumah bulan pengurangan risiko bencana 2018

Reporter : Fauzan | Selasa, 24 Oktober 2017 - 19:31 WIB

IMG-7063

Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis, pataka diserahkan oleh Sektertaris Utama BNPB Dody Ruswandi, disaksikan Kepala BNPB Willem Rampangilei.Sebelumnya Dody menerima pataka dari Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani pada acara penutupan Peringatan Bulan PRB tahun 2017 di Aimas Convention Center, Sorong, Papua Barat, Selasa (24/10). KiniNews/HA Nasution.

Medan, kini.co.id – Provinsi Sumatera Utara terpilih sebagai tuan rumah Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) tahun 2018.
Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan para stakeholder kebencanaan yang dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Pengumuman Sumut sebagai tuan rumah disampaikan pada acara penutupan Peringatan Bulan PRB tahun 2017 di Aimas Convention Center, Sorong, Papua Barat, Selasa (24/10).

Penetapan Sumut sebagai tuan rumah ditandai dengan penyerahan bendera/ pataka kepada Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis, pataka diserahkan oleh Sektertaris Utama BNPB Dody Ruswandi, disaksikan Kepala BNPB Willem Rampangilei.

Sebelumnya Dody menerima pataka dari Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani sebagai tuan rumah acara yang berlangsung pada 22-25 Oktober tersebut.

Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara Riadil, menyampaikan apresiasinya kepada BNPB dan seluruh BPBD Provinsi dan kabupaten/kota yang telah menetapkan Provinsi Sumatera Utara sebagai tuan rumah peringatan bulan pengurangan risiko bencana tahun 2018.

“Kami sangat berbahagi dan berusaha sebaik mungkin dapat memfasilitasi kehadiran kita semua dengan menjemput niat yang ikhlas kita semua semoga diberi kesehatan dan kesempatan agar bersua kembali di wilayah Barat Indonesia. Insyaallah kami Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sumut siap menyambut kehadiran bapak/ibu sekalian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei menyampaikan bahwa Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana untuk memperkuat pemahaman Pemerintah dan Masyarakat terhadap aktivitas Pengurangan Risiko Bencana sebagai investasi untuk ketangguhan.

Hal ini kata dia, bertujuan untuk membangun kesadaran bersama, membangun dialog dan mengembangkan jejaring antar pelaku PRB serta dapat dijadikan ajang pembelajaran bersama bagi pelaku PRB seluruh Indonesia.

Willem mengatakan bahwa pelaksanaan acara Peringatan Bulan PRB pada tahun 2017 memang hanya digelar selama tiga hari, namun membutuhkan persiapan panjang.

Dengan ditutupnya pelaksanaan Peringatan Bulan PRB 2017 di Papua, maka selanjutnya untuk setahun ke depan Sumatera Utara dapat mempersiapkan pelaksanaan Peringatan Bulan PRB selanjutnya.

Pada Bulan PRB tahun 2017 diikuti sekitar 3.000 peserta dari 34 provinsi dan 416 kota dan kabupaten yang terdiri dari kepala daerah, DPR/DPD/DPRD, kementerian/lembaga, SKPD provinsi khususnya BPBD Provinsi/kab/kota, forum PRB, praktisi kebencanaan, perguruan tinggi dan ormas.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan kebencanaan, pawai pelajar sadar bencana, gerakan masyarakat kali remu, rally PRB sekaligus memasang rambu kebencanaan, penanaman pohon, pertemuan dan diskusi kebencanaan, pameran kebencanaan, lomba dan bakti sosial pendidikan serta diakhiri dengan field trip sosialisasi kebencanaan di Kabupaten Raja Ampat.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung
Sumatera Utara - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:37 WIB

Personil TNI-Polri bersihkan material menutup lahar dingin Sinabung

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melaksanakan gotong royong membersihkan material berupa batu dan kayu yang menutup arus aliran lahar dingin gunung ...
Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 21:01 WIB

Calon kepala daerah dilarang kampanye di pesantren

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat mengingatkan pasangan calon kepala daerah agar tidak berkampanye di pesantren. Larangan itu sesuai ...
Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:11 WIB

Waspada! 3 Pabrik di Bekasi Belum Kantongi IPLC

Sedikitnya, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).Bahkan, ...
Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 WIB

Satpam Sekolah Jadi Pengedar Sabu, Berakhir Dipenjara

Seorang Satpam sekolah berinisial AS (33) rupanya merangkap kariernya sebagai pengedar sabu. Selain pengedar, AS juga sebagai pemakai yang mana ...
75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:59 WIB

75 Persen SMP Swasta Bekasi Ditargetkan Laksanakan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menargetkan pada tahun 2018 ini, minimal 75 persen SMP Swasta di dan 100 persen SMP Negeri ...
5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK
Jawa Barat - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:40 WIB

5 SMP Negeri di Bekasi Tak Dapat Lakukan UNBK

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menunda pengadaan komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi 5 SMP Negeri Kota Bekasi.Soalnya, ...