Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.07 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Anies – Sandi Diminta Hiraukan Sidang Paripurna Istimewa

Anies – Sandi Diminta Hiraukan Sidang Paripurna Istimewa

Reporter : Fadillah | Selasa, 24 Oktober 2017 - 09:50 WIB

IMG-7060

Anies-Sandi dalam rapat perdana bersama para pimpinan atau Kepala SKPD di DKI Jakarta. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi meminta agar Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta menghiraukan perlu atau tidaknya penyelenggaraan sidang paripurna istimewa.

“Belum. Belum ada. Urgensinya apa? Kalau hanya kulonuwun (permisi) ketemu saya saja, sudah selesai,” ujar Pras di Jakarta, Selasa, (24/10).

Politisi PDI Perjuangan itu bersikukuh tidak perlu diadakan rapat paripurna istimewa yang menjadi kesempatan bagi gubernur-wakil gubernur untuk memaparkan visi misi sebagai kepala daerah baru di hadapan DPRD tersebut.

Hal ini bukan karena tak sepakat dengan pemimpin baru di Pemprov DKI Jakarta tersebut.

Tetapi, Surat Edaran mengenai kewajiban DPRD menerima pidato gubernur tak harus dilaksanakan. Sebab, sifatnya sebatas imbauan dan tak masuk ke dalam tatib DPRD.

“Kalau dulu zaman Jokowi-Ahok dilantiknya di DPRD, namanya sidang istimewa? Ini kan (Anies-Sandi) sudah lantik di istana, sudah kerja saja. Sekali lagi Dirjen Otda cuma buat harmonisasi, saya sama Pak Anies dekat lho,” kata dia.

Dia juga mengaku tidak mempunyai permasalahan dengan Anies-Sandi. Bahkan, dia mengklaim sudah menganggap Mien Uno, ibu kandung Sandiaga Uno, sebagai orangtua sendiri.

“Saya sama mamanya Pak Sandi mamanya (Mien Rachman Uno), itu bagi saya kayak orangtua saya juga lho,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Anies-Sandi telah memimpin Ibu Kota selama satu minggu lamanya. Namun hingga saat ini belum digelar juga sidang Paripurna Istimewa.

Hal tersebut pun menuai polemik yang tak kunjung berhenti. Pasalnya masih terjadi perbedaan pendapat di DPRD DKI Jakarta. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...