Kamis, 23 November 2017 | 12.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kronologis Puluhan Rumah di Bekasi Porak Poranda Akibat Puting Beliung

Kronologis Puluhan Rumah di Bekasi Porak Poranda Akibat Puting Beliung

Reporter : Ardiansyah | Senin, 23 Oktober 2017 - 21:53 WIB

IMG-7059

Kondisi rumah yang diterjang angin puting beliung di Bekasi. Foto: Ardiansyah

Bekasi, kini.co.id – Angin Puting beliung porak-porandakan alias merusak 40 rumah warga yang berada di Kecamatan Bantargebang, Minggu (22/10/2017) kemarin.

Misna (57) warga Kampung Ciketing di Jalan Raya Pangkalan II RW 02, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang,mengaku jika awalnya ia mendengar suara gemuruh dari arah selatan menuju rumah.

Rasa penasaran Misna akhirnya terjawab, saat dia melihat batang pohon ukuran sedang tumbang di dekat rumah.

Bahkan, suara gemuruh itu makin nyaring, manakala genting rumahnya termasuk tetanga sekitar berjatuhan.

“Saya panik dan langsung berlari ke luar rumah sendirian. Saya kira ada gempa bumi,” kata Misna, Senin (23/10/2017).

Misna mengatakan, saat itu dia juga melihat dinding rumah mulai retak. Dia khawatir tubuhnya tertimpa material bangunan, makanya dia kabur melarikan diri.

“Gelombang angin terjadi sekitar satu menit. Setelah itu keadaan kampung berubah total menjadi berantakan. Pohon pisang paling banyak yang tumbang,” ujarnya.

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin puting beliung yang terjadi di wilayah Kelurahan Cikiwul dan Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, kemarin.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana itu,” kata Kepala Subbagian Humas Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing.

Ia memastikan hanya ada kerusakan bangunan rumah warga saja yang terdampak amukan angin puting beliung kemarin malam. Juga beberapa pohon tumbang. Saat ini, warga bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi masih proses pembersihan.

“Hanya ada kerugian material saja. Selain rumah warga, juga beberapa fasilitas keamanan desa yang rusak,” katanya.

Pemerintah Kota Bekasi sendiri telah memberikan bantuan beberapa peralatan tidur bagi warga yang tedampak bencana itu.

“Kita bantu sementara dari Dinas Sosial Kota Bekasi berupa tikar, selimut, dan kain sarung,” kata Lurah Cikiwul, Warsyim Suryana.

Saat ini, pemerintah juga mencoba memberikan bantuan berupa asbes bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan pada bagian atap akibat amukan angin puting beliung.

“Bertahap kita memberikan bantuan bagi warga yang atap rumahnya rusak, agar hujan tidak masuk kedalam rumahnya,” sambung Satgas BPDB Kota Bekasi, Karsono.

Tercatat, ada 40 Kartu Keluarga yang terdampak atau mengalami kerusakan bangunan rumah. Jumlah itu terbagi di dua wilayah yakni Kelurahan Cikiwul dan Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang.

Akibat itu, pemerintah merinci kerugian mencapai Rp 60 juta. Masing-masing rumah diproyeksikan membutuhkan perbaikan bangunan sebeaar Rp 3 juta.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...