Thursday, 19 July 2018 | 05.16 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Ditolak KPU, Rhoma Irama Mengadu ke Bawaslu

Ditolak KPU, Rhoma Irama Mengadu ke Bawaslu

Reporter : Ardiansyah | Monday, 23 October 2017 - 20:40 WIB

IMG-7053

Rhoma Irama saat mendatangi kantor Bawaslu, Senin (23/10)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Rhoma kesal, karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak partainya untuk maju sebagai peserta Pemilu 2019.

Rhoma menilai pengisian data partai pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), yang menjadi syarat wajib dalam pendaftaran peserta Pemilu 2019, kerap bermasalah. Rhoma datang didampingi Sekjen Idaman, Ramdansyah sekit

“Kita tadi melapor tentang pelanggaran administratif, yang seharusnya kita mendaftar tetapi sudah diverifikasi ditolak. Yang kedua, sistem Sipol yang up and down yang sering hack (rusak) seperti itu, maka kami kesulitan untuk mengupload data kepada server KPU,” kata Rhoma di Bawaslu, Jl MH, Tahmrin, Jakarta Pusat, Senin (23/10).

Raja Dangdut itu, menganggap Sipol yang bermasalah itulah, menjadikan pendaftaran parpolnya tidak diterima sebagai peserta Pemilu. Dia juga mempertanyakan parpol lain yang pendaftarannya diterima, meski banyak tidak memenuhi syarat.

“Ya seperti contohnya tadi kita jelaskan di depan Bawaslu, di situ disampaikan seperti partai di Senayan, PKB, Hanura, Demokrat, serta parpol baru yakni, Garuda, PSI, Berkarya yang sama sekali tidak memenuhi syarat tapi mereka bisa diloloskan oleh KPU,” tandasnya.

Karena itu, partainya akan mengajukan gugatan ke Bawaslu. Pasalnya, ia menuding KPU telah melanggar administrasi penyelenggaraan tahapan awal pemilu.

“Kami mohon Bawaslu untuk bersurat ke KPU agar data yang kita lihat tadi tidak berubah agar jadi fakta untuk langkah berikutnya. Himbauan kami pada KPU pemilu itu harus jujur dan adil jadi perlakukan kami secara adil,” pungkasnya.

Sebelumnya KPU RI menyatakan Partai Idaman sebagai salah satu partai yang dinyatakan tidak lengkap dokumen persyaratannya sehingga tidak bisa dilakukan peneltian administrasi. Dari 27 partai politik yang mendaftar ke KPU, ada 13 partai yang dinilai tidak bisa dilakukan penelitian administrasi karena dokumen tidak lengkap.

Sementara itu, ada 14 parpol yang berkasnya dinyatakan lengkap oleh KPU, seperti Partai Perindo, PSI, PDIP, Partai Hanura, Nasdem, PAN, PKS, Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP, Partai Berkarya, Partai Garuda, Partai Demokrat dan PKB.

Selain partai nasional, ada beberapa partai lokal yang lolos kelengkapan berkas. Keempat partai tersebut meliputi partai lokal Aceh, yakni Partai Aceh, Partai Nangroe Aceh, Partai Daerah Aceh dan Partai Sira.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...