Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.05 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Ada Kelompok Pengajian Sesat di Teluk Sampit Sesat

Ada Kelompok Pengajian Sesat di Teluk Sampit Sesat

Reporter : Yudi | Senin, 23 Oktober 2017 - 09:19 WIB

IMG-7045

Aliran sesat. (Ilustrasi)

Kotawaringin, kini.co.id – Tak sesuai dengan ajaran Islam, sebuah kelompok pengajian di Teluk Sampit dan Mentaya Hilir Selatan digolongkan sebagai ajaran sesat.

Hal itu sesuai fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

MUI mengatakan ajaran yang disebarkan oleh oknum yang berinisial M itu menyimpang dari ajaran agama.

“MUI menyatakan ajaran itu menyimpang, sesat dan menyesatkan. Itu sudah kami sampaikan,” kata Ketua MUI Kotawaringin Timur, H Amrullah Hadi di Sampit.

Ajaran tersebut terungkap setelah banyak warga mengeluh bahwa ritual agama yang dilakukan tidak sesuai ajaran agama Islam.

Karena itu, tim gabungan dari berbagai unsur menggelar pertemuan untuk mendengar informasi dari berbagai pihak sebagai bahan untuk menelaah masalah ini.

“Ini ditangani Bakor Pakem. MUI bagian terakhir. Bakor Pakem meminta fatwa MUI, jadi MUI rapat dan mengeluarkan fatwa. Selanjutnya Bakor Pakem yang menindaklanjutinya,” kata Amrullah.

Sekitar lima bulan lalu, kelompok ini sudah meresahkan masyarakat dengan aktivitas mereka di sebuah tempat di Kecamatan Teluk Sampit yang mereka anggap makam keramat seorang ulama yang sudah meninggal sekitar 300 tahun lalu.

Atas keputusan bersama pemerintah daerah dan aparat keamanan, makam tersebut dibongkar dan ternyata terbukti makam fiktif.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...