Minggu, 20 Januari 2019 | 18.14 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Reporter : Yudi | Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

IMG-7030

Mahasiswa melakukan aksi protes terkait penyerangan Satpam kepada mahasiswa FIB USU. (Ist)

Medan, kini.co.id – Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.

Hingga saat ini seorang mahasiswa FIB USU bernama Imanuel Silaban masih kritis di RS Columbia Asia Medan.

Wakil Rektor 5 USU, Luhut Sihombing menjelaskan kejadian tersebut akibat kesalahan dari dua pihak yakni mahasiswa dan satpam.

(Baca juga: Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis)

Ia menjelaskan awal mula bentrokan itu adalah ketika satpam akan menertibkan mahasiswa yang biasa tidur di gedung kampus.

“Ada namanya Gedung N di FIB dipakai mahasiswa disana untuk tidur-tidur. Sudah bertahun. Dua lantai.
Keadaannya parah dan sangat jorok.
Dekannya selalu mengeluh tentang bangunan itu,” jelasnya, kemarin.

Kemudian, lanjutnya pihak kampus melakukan renovasi terhadap bangunan tersebut dan meminta mahasiswa keluar dari gedung tersebut namun kerap mendapat gangguan dari pihak mahasiswa.

Bahkan kontraktor pun mengeluh sebab begitu batubata dipasang, besoknya sudah dirubuhkan. Sehingga pihak kampus menempatkan pengamanan di lokasi.

“Ini awal bentroknya. Selasa malam kemaren satpam kita disana dipukulin mereka. Ada yang luka-luka. Sudah visum dan lapor polisi,” ujarnya.

Diketahui satpam dan petugas keamanan yang terluka tersebut bernama Slamet Riyadi dan Reza. Slamet menderita bocor kepala sementara Reza memar akibat dihantam balok oleh mahasiswa yang salahsatu pelakunya adalah Imanuel.

Immanuel juga diketahui sebagai orang yang memprovokasi terjadinya bentrokan antara Satpam dan mahasiswa pada malam itu.

Kemudian malam berikutnya, Kamis (19/10/2017) Satpam yang melintas di sana melihat pelaku pemukulan masih berada di lokasi dan mengejek satpam.

“Satpam tidak terima mengejar. Katanya karena sambil naik kereta sama pacarnya jatuh. Mungkin karena solidaritas kawannya dipukul semalanya, terjadilah bentrok. Ada yg luka namanya immanuel. Sekarang lagi di RS,” jelasnya lagi.

Diketahui setelah kejadian itu sekelompok mahasiswa yang didominasi dari organisasi Gema Prodem melakukan aksi protes terhadap apa yang menimpa Immanuel yang dianggap sebagai korban kebrutalan oknum satpam di USU.

Mereka menuntut agar kepolisian menangkap pelaku pengeroyokan terhadap mahasiswa stambuk 2010 tersebut.
Immanuel bahkan sempat dibawa pergi oleh sekelompok satpam sebelum akhirnya masuk RS karena kritis.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (1); Pertarungan nasib investasi

MENTERI Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution bertindak sebagai Ketua Dewan Kawasan Batam Selasa (8/1/2019) pekan lalu melantik Staf Khusus ...
Jawa Barat - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:31 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi, 12 Kendaraan Rusak

Sebanyak 12 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan tol Purbaleunyi tepatnya di Kilometer (KM) 92, wilayah Sukatani, Purwakarta, Jawa ...
Papua - Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:17 WIB

Lagi, Anggota TNI Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Seorang anggota TNI kembali gugur saat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan Longsoran Baganbaga, Distrik Yambi, Kabupaten ...
Kepulauan Riau - Kamis, 17 Januari 2019 - 17:12 WIB

Akhirnya pesawat kargo Etiopia diizinkan terbang

PESAWAT kargo Ethiopian yang dipaksa mendarat di Batam akhirnya diizinkan terbang kembali hari ini, Kamis (17/1/2019). Ethiopian Airlines meninggalkan Batam, ...
Sumatera Utara - Kamis, 17 Januari 2019 - 15:07 WIB

BI: Ada 5.480 Lembar Upal Beredar Selama 2018 di Sumut

Selama tahun 2018 ada 5.480 lembar uang palsu (upal) yang beredar di Sumut.Hal itu dikatakan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan ...