Senin, 22 Oktober 2018 | 04.18 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Inilah Kronologis Penyebab Mahasiswa USU Diserang Satpam

Reporter : Yudi | Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:55 WIB

IMG-7030

Mahasiswa melakukan aksi protes terkait penyerangan Satpam kepada mahasiswa FIB USU. (Ist)

Medan, kini.co.id – Bentrokan antara satpam dan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU menyisakan luka dan amarah membara di kalangan mahasiswa dan alumni.

Hingga saat ini seorang mahasiswa FIB USU bernama Imanuel Silaban masih kritis di RS Columbia Asia Medan.

Wakil Rektor 5 USU, Luhut Sihombing menjelaskan kejadian tersebut akibat kesalahan dari dua pihak yakni mahasiswa dan satpam.

(Baca juga: Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis)

Ia menjelaskan awal mula bentrokan itu adalah ketika satpam akan menertibkan mahasiswa yang biasa tidur di gedung kampus.

“Ada namanya Gedung N di FIB dipakai mahasiswa disana untuk tidur-tidur. Sudah bertahun. Dua lantai.
Keadaannya parah dan sangat jorok.
Dekannya selalu mengeluh tentang bangunan itu,” jelasnya, kemarin.

Kemudian, lanjutnya pihak kampus melakukan renovasi terhadap bangunan tersebut dan meminta mahasiswa keluar dari gedung tersebut namun kerap mendapat gangguan dari pihak mahasiswa.

Bahkan kontraktor pun mengeluh sebab begitu batubata dipasang, besoknya sudah dirubuhkan. Sehingga pihak kampus menempatkan pengamanan di lokasi.

“Ini awal bentroknya. Selasa malam kemaren satpam kita disana dipukulin mereka. Ada yang luka-luka. Sudah visum dan lapor polisi,” ujarnya.

Diketahui satpam dan petugas keamanan yang terluka tersebut bernama Slamet Riyadi dan Reza. Slamet menderita bocor kepala sementara Reza memar akibat dihantam balok oleh mahasiswa yang salahsatu pelakunya adalah Imanuel.

Immanuel juga diketahui sebagai orang yang memprovokasi terjadinya bentrokan antara Satpam dan mahasiswa pada malam itu.

Kemudian malam berikutnya, Kamis (19/10/2017) Satpam yang melintas di sana melihat pelaku pemukulan masih berada di lokasi dan mengejek satpam.

“Satpam tidak terima mengejar. Katanya karena sambil naik kereta sama pacarnya jatuh. Mungkin karena solidaritas kawannya dipukul semalanya, terjadilah bentrok. Ada yg luka namanya immanuel. Sekarang lagi di RS,” jelasnya lagi.

Diketahui setelah kejadian itu sekelompok mahasiswa yang didominasi dari organisasi Gema Prodem melakukan aksi protes terhadap apa yang menimpa Immanuel yang dianggap sebagai korban kebrutalan oknum satpam di USU.

Mereka menuntut agar kepolisian menangkap pelaku pengeroyokan terhadap mahasiswa stambuk 2010 tersebut.
Immanuel bahkan sempat dibawa pergi oleh sekelompok satpam sebelum akhirnya masuk RS karena kritis.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...
Sulawesi - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:27 WIB

Miris, Anak Korban Gempa Palu Dicabuli, Baru 1 Pelaku Tertangkap

Duka bocah di bawah umur berinisial H semakin mendalam. Setelah menjadi korban gempa Palu, kini bocah 7 tahun itu ...
Sumatera Utara - Selasa, 16 Oktober 2018 - 15:44 WIB

Pedas! Harga Cabai di Medan Hampir Rp50 Ribu per Kilogram

Kaum ibu di Kota Medan kembali meringis seiring harga cabai dan sejumlah bahan pangan merangkak naik.Saat ini, harga cabai merah ...
Sumatera Utara - Sabtu, 13 Oktober 2018 - 16:31 WIB

13 Orang Tewas 10 Hilang Akibat Banjir Bandang Mandailing Natal

9 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara dilanda banjir dan longsor yang terjadi pada, Jumat (12/10/2018).Sembilan kecamatan ...