Selasa, 23 Oktober 2018 | 01.10 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Reporter : Fauzan | Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

IMG-7029

Rekontruksi penyerangan Aiptu Sigalingging. (Ist)

Medan, kini.co.id – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).

Reka ulang yang menewaskan Aiptu (Anumerta) Martua Sigalinging ini dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw.

Tiga pelaku yang dihadirkan yakni, Syawaluddin Pakpahan (43), Firmansyah Putra Yudi (32) dan Boboy (17).

Pantaun dilokasi, Syawaluddin yang mengenakan sendal diperintahkan untuk memeragakan adegan dengan tergeletak di depan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda.

Saat itu, ia baru saja menyerang Mapolda bersama rekannya yang tewas ditembak dalam kejadian ini yakni Ardial (30).

Aiptu (Anumerta) Martua Sigalingging yang berjaga bersama rekan piketnya Brigadir E. Ginting terlibat perkelahian dengan kedua terduga teroris Ardial dan Syawal Pakpahan.

Martua Sigalingging tewas tertusuk pisau demi mencegah aksi kedua terduga teroris yang berusaha membakar Mapolda pada penyerangan yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB pada Minggu (25/6) lalu.

Melihat adegan itu, Kapolda Irjen Paulus Waterpauw yang berdiri di depan pos jaga tampak mengangguk saat berbincang dengan Kasat Brimob Komisaris Besar Zulfikar.

Rekonstruksi yang bertujuan melengkapi pemberkasan oleh Tim Datasemen Khusus (Densus) Anti Teror Mabes Polri ini dilakukan secara tertutup dari wartawan dan tidak diperkenankan mengabadikan reka ulang penyerangan aksi teror yang terjadi saat Idul Fitri kemarin itu.

Sejumlah personel Brimob berseragam lengkap dan menenteng laras panjang disiagakan berjaga di seputar lokasi rekonstruksi.

Sementara kedua terduga teroris lainnya, Firmansyah Putra Yudi dan Boboy diperintahkan berada di dalam mobil Baracuda Brimob.

Ketiga terduga teroris ini tiba di Bandara Kualanamu International Airport (KNIA), Kamis (19/10). Setelah melakukan reka ulang, ketiganya diterbangkan kembali ke Jakarta. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...