Rabu, 25 April 2018 | 01.07 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

IMG-7018

Rapat Paripurna APBD Perubahan Kota Bekasi 2017 yang secara resmi bertambah menjadi Rp 5,7 Triliun

Bekasi, kini.co.id – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.

Dalam rapat tersebut DPRD Kota Bekasi dan Pemkot Bekasi menandatangani kesepakatan bersama tentang perubahan APBD Kota Bekasi tahun 2017.

Dengan diberlakukannya perubahan, APBD Kota Bekasi naik dari Rp 5,3 Trilun menjadi Rp 5,7 Triliun.

Juru bicara Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi, Dadi Kusradi dalam rapat paripurna mengatakan, bahwa APBD Perubahan Kota Bekasi telah dibahas secara komperhensif dengan mempertimbangkan beberapa aspek salah satunya hukum.

Dengan disahkannya APBD Perubahan 2017, DPRD Kota Bekasi berharap APBD bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bekasi dan membantu kerja Pemkot Bekasi dalam penyelengaraan pelayanan publik.

Ia menambahkan, dengan diketuknya APBD Perubahan maka Pemkot Bekasi bisa diharapkan bisa segera melakukan folowup dengan melakukan asistensi dengan pihak Provinsi Jawa Barat.

“Kami harap APBD Perubahan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bekasi dan membantu kinerja Pemkot Bekasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” kata politikus PKS tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, APBD Perubahan disahkan karena adanya penyesuaian komponen pendapatan. Salah satunya ada pengurangan terhadap Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 111 miliar lebih.

Penyesuaian Sisa Lebih Anggaran (Silpa) tahun 2016 yang terkoreksi Rp 270 miliar. Serta penyesuaian terhadap hak keuangan pimpinan dan anggota dewan sebagaimana amanah PP Nomer 18 tahun 2017.

Dengan kondisi yang ada, Rahmat mengatakan, bahwa Kota Bekasi dari sisi fiskal masih memiliki ketergantungan terhadap pemerintah pusat. Karenanya perlu adanya optimalisasi dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa mendatang.

“Perubahan APBD karena adanya penyesuaian terhadap komponen pendapatan. Sehingga perlu dilakukan adanya perubahan,” kata dia.

Rahmat juga menegaskan, kendati terjadi adanya penyesuaian terhadap komponen pendapatan ia menjamin hal tersebut tidak menggangu urusan wajib pemerintah daerah seperti pendidikan dan pembangunan.

“Kita bisa lihat pembangunan masih terus berlanjut dan terus kami kerjakan,” tuturnya.

Rahmat juga berharap dengan akan habisnya masa tahun anggaran, maka seluruh jajaranya bisa mengoptimalkan waktu yang ada.

“Dengan sisa waktu efektif tinggal dua bulan. Maka saya harap SKPD bisa melakukan kerja secara maksimal,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat
Jawa Barat - Kamis, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah
Sumatera Utara - Selasa, 27 Maret 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  
Sumatera Utara - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
Banjir kembali kepung Jakarta, Anies:  Saya bertanggungjawab
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...