Kamis, 23 November 2017 | 12.38 WIB
KiniNEWS>Regional>Aceh>Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh

Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh

Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49 WIB

IMG-7017

Kecelakaan Bus Sempati kontra Sempati Star di Aceh Utara. (Ist)

Lhokseumawe, kini.co.id – Tabrakan maut antara dua bus “Simpati Star” di jalan negara Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (20/10) dinihari, merenggut dua korban meninggal dunia dan 13 lainya menderita luka-luka.

Insiden maut yang terjadi sekita pukul 02. 00 WIB tersebut merupakan kecelakaan “adu banteng” antara dua bus dari perusahaan otobus yang sama, yakni Simpati Star.

Kapolres Lhokseumawe Ajun Komisaris Besar Hendri Budiman melalui Kasat Lantas Inspektur Satu Mulyana dilansir Antara menyebutkan, kecelakaan itu melibatkan dua bus Simpati Star, bernomor polisi BL 7704 AA yang dari arah Medan dengan bus bernomor polisi BL 7751 AA dari arah barat atau dari arah Banda Aceh menuju Medan.

Tabrakan itu bermula ketika bus bernomor polisi BL 7751 AA mendahului sebuah mobil tangki, sementara dari arah berlawanan datang bus bernomor polisi BL 7704 AA, dan tabrakan tak terhindarkan.

Akibat tabrakan itu, dua kernet bus meninggal dunia, sang sopir luka berat, dan 13 orang penumpang luka ringan. Dua korban tewas tersebut diidentifikasi bernama Saipul Bahri (24) warga Desa Mesjid Syamtalura Arun, Aceh Utara, dan Zaini (51) yang beridentitas atau KTP Batam, namun selama ini tinggal di Lamlo Kota Sigli.

Pengemudi bus Simpati Star bernomor polisi BL 7704 AA, yakni Samsul Bahri (37) warga Desa Puloh Baroh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireun, menderita luka berat, semetara pengemudi bus Simpati Star BL 7751 AA bernama M Ali (45) hanya menderita luka ringan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...