Minggu, 19 November 2017 | 11.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:03 WIB

IMG-7009

Banjir rob di Belawan. (kininews/armand)

Bekasi, kini.co.id – Rupanya, beberapa tahun belakangan ini titik banjir di Kota Bekasi masih tidak berkurang.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi mencatat, ada 49 titik banjir yang terjadi akibat air kiriman dari Bogor maupun berada di daerah cekungan.

“Seluruh titik banjir itu tersebar di 10 kecamatan dari 12 kecamatan di Kota Bekasi,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Meski jumlah titik banjir tidak berkurang, namun Tri berdalih upaya yang dilakukan pemerintah sudah maksimal.

Bahkan pada 2016 lalu, pengentasan rawan banjir itu sudah teratasi sekitar 30 persen, melalui pembangunan sejumlah polder air di titik rawan banjir.

“Kita bangun polder air untuk menampung sementara air hujan, setelah itu air dibuang ke kali menggunakan pompa,” ujarnya.

Dia menjelaskan, polder air yang dibangun pemerintah tersebar di sejumlah titik. Misalnya Perumahan Dosen IKIP dengan biaya Rp 20 miliar, Perumahan Bumi Satria Kencana Rp 20 miliar, Kawasan Sasak Jarang Rp 30 miliar dan kawasan Aren Jaya dengan biaya Rp 10 miliar.

Bahkan pada 2017 ini, pihaknya membangun bendung Koja seluas 2,5 hektar, semua anggaran dari APBD Kota Bekasi.

Sedangkan, untuk biaya pengentasan banjir tahun 2017 kata Tri, pemerintah daerah menganggarkan Rp 300 miliar dari APBD 2017.

“Termasuk pembelian pompa yang bisa dipakai di daerah rawan genangan air. Untuk pompa itu disiagakan di tiap-tiap titik rawan banjir,” paparnya.

Saat ini, untuk mengantisipasi air kiriman dari Bogor, kata Tri, pihaknya sudah berkordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane-Cileungsi (BWSCC).

Tujuannya adalah dengan melakukan penguatan tanggul di bantaran Kali Bekasi.

“Akan ada perbaikan tanggul di Kali Bekasi, pertama di Jalan Cipendawa, Perumahan Kemang dan SDN VI Pekayon Jaya,” katanya.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Yudi Saptono menambahkan, penanganan banjir selama ini hanya memfokuskan kepada titik rawan saja.

Seharusnya sumber banjir yang harus menjadi perhatian. “Termasuk melakukan perbaikan Kali alam,” katanya.

Dia mengatakan, telah melibatkan DKI untuk menormalisasi Kali alam di daerah aliran sungai (DAS) di daerah Bantargebang. Diharapkan rencana itu bisa teralisasi secepatnya.

“Usulan itu sudah diajukan ke DKI,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas
Jawa Barat - Sabtu, 18 November 2017 - 21:32 WIB

Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas

Pembangunan Kota Bekasi yang sangat pesat dalam 20 tahun terakhir, khususnya dari sisi pembangunan fisik harus ditunjang dengan pembangunan sumber ...
Edy Rahmayadi diusung Gerindra jadi Cagub di Sumut
- Sabtu, 18 November 2017 - 19:56 WIB

Edy Rahmayadi diusung Gerindra jadi Cagub di Sumut

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) resmi mengusung Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi sebagai calon gubernur Sumatera Utara dalam ...
Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana
DKI Jakarta - Sabtu, 18 November 2017 - 19:38 WIB

Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di Ibu Kota Jakarta, khususnya bencana banjir pada musim penghujan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ...
Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 15:03 WIB

Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik

Mendukung upaya pemerintah dalam menggalakan kajian terhadap bahasa-bahasa lokal yang ada di Indonesia, Program Studi (Prodi) Magister Linguistik (PMSL) Fakultas ...
Tahun Depan, Pembangunan Persulukan Sibio-bio Dilanjutkan
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 14:37 WIB

Tahun Depan, Pembangunan Persulukan Sibio-bio Dilanjutkan

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H. Kharuddin Syah, SE bersama Camat Aek Natas Drs. Adlin Sinaga, M.Si mengunjungi jamaah persulukan di ...
Ketika Jokowi minta peserta Munas KAHMI beri  applause untuk Anies Baswedan
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 11:50 WIB

Ketika Jokowi minta peserta Munas KAHMI beri applause untuk Anies Baswedan

Presiden Jokowi meminta Alumni Himpunan Mahasiswa Islam memberikan applause untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghadiri Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa ...