Monday, 16 July 2018 | 14.02 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Reporter : Ardiansyah | Friday, 20 October 2017 - 15:03 WIB

IMG-7009

Banjir rob di Belawan. (kininews/armand)

Bekasi, kini.co.id – Rupanya, beberapa tahun belakangan ini titik banjir di Kota Bekasi masih tidak berkurang.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi mencatat, ada 49 titik banjir yang terjadi akibat air kiriman dari Bogor maupun berada di daerah cekungan.

“Seluruh titik banjir itu tersebar di 10 kecamatan dari 12 kecamatan di Kota Bekasi,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Meski jumlah titik banjir tidak berkurang, namun Tri berdalih upaya yang dilakukan pemerintah sudah maksimal.

Bahkan pada 2016 lalu, pengentasan rawan banjir itu sudah teratasi sekitar 30 persen, melalui pembangunan sejumlah polder air di titik rawan banjir.

“Kita bangun polder air untuk menampung sementara air hujan, setelah itu air dibuang ke kali menggunakan pompa,” ujarnya.

Dia menjelaskan, polder air yang dibangun pemerintah tersebar di sejumlah titik. Misalnya Perumahan Dosen IKIP dengan biaya Rp 20 miliar, Perumahan Bumi Satria Kencana Rp 20 miliar, Kawasan Sasak Jarang Rp 30 miliar dan kawasan Aren Jaya dengan biaya Rp 10 miliar.

Bahkan pada 2017 ini, pihaknya membangun bendung Koja seluas 2,5 hektar, semua anggaran dari APBD Kota Bekasi.

Sedangkan, untuk biaya pengentasan banjir tahun 2017 kata Tri, pemerintah daerah menganggarkan Rp 300 miliar dari APBD 2017.

“Termasuk pembelian pompa yang bisa dipakai di daerah rawan genangan air. Untuk pompa itu disiagakan di tiap-tiap titik rawan banjir,” paparnya.

Saat ini, untuk mengantisipasi air kiriman dari Bogor, kata Tri, pihaknya sudah berkordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane-Cileungsi (BWSCC).

Tujuannya adalah dengan melakukan penguatan tanggul di bantaran Kali Bekasi.

“Akan ada perbaikan tanggul di Kali Bekasi, pertama di Jalan Cipendawa, Perumahan Kemang dan SDN VI Pekayon Jaya,” katanya.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Yudi Saptono menambahkan, penanganan banjir selama ini hanya memfokuskan kepada titik rawan saja.

Seharusnya sumber banjir yang harus menjadi perhatian. “Termasuk melakukan perbaikan Kali alam,” katanya.

Dia mengatakan, telah melibatkan DKI untuk menormalisasi Kali alam di daerah aliran sungai (DAS) di daerah Bantargebang. Diharapkan rencana itu bisa teralisasi secepatnya.

“Usulan itu sudah diajukan ke DKI,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...