Selasa, 23 Oktober 2018 | 02.11 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Soal Reklamasi, Sandi Tak Mau Berseberangan dengan Pemerintah Pusat

Soal Reklamasi, Sandi Tak Mau Berseberangan dengan Pemerintah Pusat

Reporter : Fadillah | Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:55 WIB

IMG-6987

Wakil Gubernur terpilih Sandiaga Uno bergaya bangau terbang pada sesi fitting seragam PDH di sebuah butik di Jl Tirtayasa II, Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (12/10). KiniNews/Ardiansyah.

Jakarta, kini.co.id – Reklamasi Teluk Jakarta menjadi topik yang hangat dibicarakan pasca pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Sandiaga mengakui bahwa masyarakat memberikan mandat kepada dirinya dan Gubernur Anies Baswedan untuk menghentikan reklamasi di pantai Utara Jakarta.

“Posisi Pemprov jelas. Kami sudah berikan pengarahan di pertemuan pertama, Hari Selasa kemarin, bahwa kami membawa mandat dari warga Jakarta,” ujar Sandiaga di Jakarta, Kamis, (19/10/2017).

Meski demikian, dia juga ingin selaras dengan pemerintah pusat dalam memutuskan kelanjutan reklamasi.

“Kita tidak pernah mau berseberangan, kita cari tentunya sebuah prosesi yang terbuka dan berkeadilan. Ini yang diinginkan oleh masyarakat,” katanya.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan kembali menegaskan sikap pemerintah pusat untuk melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Luhut menegaskan, Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017 yang dikeluarkan Kamis, (5/10/2017) lalu secara tegas mencabut kebijakan moratorium (penghentian sementara) proyek tersebut.

Luhut mengatakan, pencabutan moratorium proyek reklamasi merupakan permintaan Gubernur DKI. Namun dia tidak menyebutkan Gubernur DKI yang dimaksud.

Luhut juga tak mau ambil pusing meski banyak pihak mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk menghentikan proyek reklamasi. Sebab itu hanya janji kampanye mereka.

“Inilah ngapain kalian itu bikin tubruk-tubruk gini. Kita lihat saja nanti gimana, tidak ada bertolak belakang,” kata Luhut secara terpisah beberap waktu lalu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...