Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.10 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Soal Reklamasi, Sandi Tak Mau Berseberangan dengan Pemerintah Pusat

Soal Reklamasi, Sandi Tak Mau Berseberangan dengan Pemerintah Pusat

Reporter : Fadillah | Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:55 WIB

IMG-6987

Wakil Gubernur terpilih Sandiaga Uno bergaya bangau terbang pada sesi fitting seragam PDH di sebuah butik di Jl Tirtayasa II, Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (12/10). KiniNews/Ardiansyah.

Jakarta, kini.co.id – Reklamasi Teluk Jakarta menjadi topik yang hangat dibicarakan pasca pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Sandiaga mengakui bahwa masyarakat memberikan mandat kepada dirinya dan Gubernur Anies Baswedan untuk menghentikan reklamasi di pantai Utara Jakarta.

“Posisi Pemprov jelas. Kami sudah berikan pengarahan di pertemuan pertama, Hari Selasa kemarin, bahwa kami membawa mandat dari warga Jakarta,” ujar Sandiaga di Jakarta, Kamis, (19/10/2017).

Meski demikian, dia juga ingin selaras dengan pemerintah pusat dalam memutuskan kelanjutan reklamasi.

“Kita tidak pernah mau berseberangan, kita cari tentunya sebuah prosesi yang terbuka dan berkeadilan. Ini yang diinginkan oleh masyarakat,” katanya.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan kembali menegaskan sikap pemerintah pusat untuk melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Luhut menegaskan, Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017 yang dikeluarkan Kamis, (5/10/2017) lalu secara tegas mencabut kebijakan moratorium (penghentian sementara) proyek tersebut.

Luhut mengatakan, pencabutan moratorium proyek reklamasi merupakan permintaan Gubernur DKI. Namun dia tidak menyebutkan Gubernur DKI yang dimaksud.

Luhut juga tak mau ambil pusing meski banyak pihak mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk menghentikan proyek reklamasi. Sebab itu hanya janji kampanye mereka.

“Inilah ngapain kalian itu bikin tubruk-tubruk gini. Kita lihat saja nanti gimana, tidak ada bertolak belakang,” kata Luhut secara terpisah beberap waktu lalu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...