Jumat, 19 Januari 2018 | 22.09 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

IMG-6959

Ilustrasi

Bekasi, kini.co.id – Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang Kota Bekasi sebagai skala prioritas dalam memberikan perhatian.

Sebab berbagai persoalan DKI Jakarta seperti transportasi, tata ruang hingga pengelolaan sampah, menyangkut wilayah Kota Bekasi.

“Dua wilayah ini dekat bukan hanya dilihat secara geografis, tapi interaksi kemitraan yang saling terikat, misalnya persoalan transportasi, tata ruang dan sampah,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Rabu (18/10/2017).

Rahmat mengatakan, tiga persoalan itu membuat dua wilayah tersebut menjadi begitu dekat. Dia mencontohkan mengenai transportasi dan sampah. Sejumlah armada Transjakarta yang awalnya hanya beroperasi di Ibu Kota, pada 2014 lalu sudah mulai masuk hingga Kota Bekasi di Kawasan Harapan Indah.

Bahkan sampai 2017 ini, sudah banyak rute Transjakarta di Kota Bekasi, yakni Bekasi Timur-Grogol, Bekasi Barat-Tanjungpriok, Bekasi Barat-Bundaran HI dan sebagainya.

Sementara untuk persoalan sampah, DKI Jakarta memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Bantargebang, Kota Bekasi dengan luas 110,8 hektar.

Sudah puluhan tahun, DKI membuang sampahnya hingga ribuan ton ke wilayah setempat. Atas kompensasinya, DKI menyuntikan dana hibah untuk pemberdayaan masyarakat (community development/CD).

“Bantuan DKI itu kita gunakan untuk membangun dua flyover di Rawapanjang dan Bojongrawalumbu dengan menghabiskan anggaran Rp 200 miliar lebih,” ujar Rahmat.

Menurut dia, dana hibah itu rutin diterima Kota Bekasi dari DKI Jakarta. Pada triwulan ketiga di tahun 2017, Kota Bekasi mendapat kucuran dana hibah sekitar Rp 316 miliar dari DKI. Hampir 80 persen, dana itu dialihkan untuk infrastruktur seperti penanggulangan banjir dan jalan serta sarana pendidikan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...