Selasa, 23 Oktober 2018 | 03.51 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Kota Bekasi Minta Dijadikan Skala Prioritas DKI

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 18 Oktober 2017 - 12:46 WIB

IMG-6959

Ilustrasi

Bekasi, kini.co.id – Pemerintah Kota Bekasi meminta pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno agar memandang Kota Bekasi sebagai skala prioritas dalam memberikan perhatian.

Sebab berbagai persoalan DKI Jakarta seperti transportasi, tata ruang hingga pengelolaan sampah, menyangkut wilayah Kota Bekasi.

“Dua wilayah ini dekat bukan hanya dilihat secara geografis, tapi interaksi kemitraan yang saling terikat, misalnya persoalan transportasi, tata ruang dan sampah,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Rabu (18/10/2017).

Rahmat mengatakan, tiga persoalan itu membuat dua wilayah tersebut menjadi begitu dekat. Dia mencontohkan mengenai transportasi dan sampah. Sejumlah armada Transjakarta yang awalnya hanya beroperasi di Ibu Kota, pada 2014 lalu sudah mulai masuk hingga Kota Bekasi di Kawasan Harapan Indah.

Bahkan sampai 2017 ini, sudah banyak rute Transjakarta di Kota Bekasi, yakni Bekasi Timur-Grogol, Bekasi Barat-Tanjungpriok, Bekasi Barat-Bundaran HI dan sebagainya.

Sementara untuk persoalan sampah, DKI Jakarta memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Bantargebang, Kota Bekasi dengan luas 110,8 hektar.

Sudah puluhan tahun, DKI membuang sampahnya hingga ribuan ton ke wilayah setempat. Atas kompensasinya, DKI menyuntikan dana hibah untuk pemberdayaan masyarakat (community development/CD).

“Bantuan DKI itu kita gunakan untuk membangun dua flyover di Rawapanjang dan Bojongrawalumbu dengan menghabiskan anggaran Rp 200 miliar lebih,” ujar Rahmat.

Menurut dia, dana hibah itu rutin diterima Kota Bekasi dari DKI Jakarta. Pada triwulan ketiga di tahun 2017, Kota Bekasi mendapat kucuran dana hibah sekitar Rp 316 miliar dari DKI. Hampir 80 persen, dana itu dialihkan untuk infrastruktur seperti penanggulangan banjir dan jalan serta sarana pendidikan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...