Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.04 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Truk Sampah DKI Kembali Diserang

Truk Sampah DKI Kembali Diserang

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:31 WIB

IMG-6951

Truk Sampah DKI Kembali Diserang di Jalan Raya Narogong, Kecamatan Rawalumbu

Bekasi, kini.co.id – Untuk kesekian kalinya, truk sampah DKI Jakarta kembali diserang kelompok misterius di Jalan Raya Narogong. Namun pelemparan kaca truk sampah menggunakan pecahan batu ini terjadi di wilayah hukum Polsek Bekasi Timur, bukan di Polsek Bantargebang seperti beberapa pekan lalu.

Sopir truk bernopol B 9420 TOQ, Rahmat (41) mengaku masih syok dengan kejadian tersebut. Rahmat menjelaskan, penyerangan itu terjadi saat dia hendak bertolak ke Pasar Pagi Tambora, Jakarta Barat usai membuang sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Saat melintas di depan SPBU atau sekitar 300 meter dari Polsek Bekasi Timur menuju Jalan Ahmad Yani, tiba-tiba kaca depan truknya dihujani batu. Seketika kaca depan di sisi kanan truk retak dan Rahmat lalu menghentikan laju kendaraannya.

“Saya langsung mengecek situasi di luar dan tidak mendapati pengendara motor yang melintas,” kata Rahmat, Rabu (18/10/2017).

Rahmat menduga, pelaku pelemparan batu itu bersembunyi di bak truk orang lain. Sebab saat kejadian, dia sempat berpapasan dengan kendaraan lain berjenis dump truk.

“Saya yakin dia ngumpet di bak truk, karena tiba-tiba batu berterbangan dari bagian belakang truk itu,” ujarnya.

Meski mendapat aksi penyerangan itu, namun Rahmat enggan melaporkan hal tersebut ke Polsek Bekasi Timur. Alasannya, dia khawatir truk akan ‘ngandang’ di Polsek, sehingga dia tidak bisa melanjutkan pekerjaannya.

“Jadi saya lapor pimpinan saya saja dan sudah diteruskan ke dinas terkait,” jelasnya.

Sementara, Kepala Unit Reskrim Polsek Bekasi Timur Iptu Yusron mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut meski korban belum melapor ke petugas. Menurut dia, pengrusakan truk yang merupakan aset pemerintah merupakan hal serius dan akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

“Korban memang belum melapor tapi kami sudah dapat informasi itu secara lisan. Kasus tetap diproses,” tandas Yusron.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...