Selasa, 23 Oktober 2018 | 02.07 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Truk Sampah DKI Kembali Diserang

Truk Sampah DKI Kembali Diserang

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 18 Oktober 2017 - 08:31 WIB

IMG-6951

Truk Sampah DKI Kembali Diserang di Jalan Raya Narogong, Kecamatan Rawalumbu

Bekasi, kini.co.id – Untuk kesekian kalinya, truk sampah DKI Jakarta kembali diserang kelompok misterius di Jalan Raya Narogong. Namun pelemparan kaca truk sampah menggunakan pecahan batu ini terjadi di wilayah hukum Polsek Bekasi Timur, bukan di Polsek Bantargebang seperti beberapa pekan lalu.

Sopir truk bernopol B 9420 TOQ, Rahmat (41) mengaku masih syok dengan kejadian tersebut. Rahmat menjelaskan, penyerangan itu terjadi saat dia hendak bertolak ke Pasar Pagi Tambora, Jakarta Barat usai membuang sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Saat melintas di depan SPBU atau sekitar 300 meter dari Polsek Bekasi Timur menuju Jalan Ahmad Yani, tiba-tiba kaca depan truknya dihujani batu. Seketika kaca depan di sisi kanan truk retak dan Rahmat lalu menghentikan laju kendaraannya.

“Saya langsung mengecek situasi di luar dan tidak mendapati pengendara motor yang melintas,” kata Rahmat, Rabu (18/10/2017).

Rahmat menduga, pelaku pelemparan batu itu bersembunyi di bak truk orang lain. Sebab saat kejadian, dia sempat berpapasan dengan kendaraan lain berjenis dump truk.

“Saya yakin dia ngumpet di bak truk, karena tiba-tiba batu berterbangan dari bagian belakang truk itu,” ujarnya.

Meski mendapat aksi penyerangan itu, namun Rahmat enggan melaporkan hal tersebut ke Polsek Bekasi Timur. Alasannya, dia khawatir truk akan ‘ngandang’ di Polsek, sehingga dia tidak bisa melanjutkan pekerjaannya.

“Jadi saya lapor pimpinan saya saja dan sudah diteruskan ke dinas terkait,” jelasnya.

Sementara, Kepala Unit Reskrim Polsek Bekasi Timur Iptu Yusron mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut meski korban belum melapor ke petugas. Menurut dia, pengrusakan truk yang merupakan aset pemerintah merupakan hal serius dan akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

“Korban memang belum melapor tapi kami sudah dapat informasi itu secara lisan. Kasus tetap diproses,” tandas Yusron.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...