Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.41 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Tergiur Kemolekan Anak, Bapak Gagahi Anak Tirinya 4 Tahun

Tergiur Kemolekan Anak, Bapak Gagahi Anak Tirinya 4 Tahun

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 13 Oktober 2017 - 21:08 WIB

IMG-6860

Kepolosian Sektor Bekasi Selatan melakulan gelar perkara pencabulan bapak terhadap anak tirinya, Jumat (13/10/2017). Foto: Ardiansyah

Bekasi, kini.co.id – Tergiur dengan kemolekan tubuh anak, seorang bapak tega mengagahi anak tiri. Ironinya, aksi bejat itu sudah dilakukan sebanyak puluhan kali selama empat tahun.

Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Selatan Komisaris Dedi Wahyudi mengatakan, tersangka adalah RS (47) warga Jalan H. Umar Kampung Ceger, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan.

Tersangka di angkut petugas tanpa perlawanan pada Kamis (12/10/2017) malam. Penangkapan RS dilakukan atas laporan ibu korban yang tak lain istri tersangka WT (41) ke polisi.

Kepada polisi, WT berkata bahwa anak perempuannya NS (16) yang kini bertatus sebagai siswa kelas 1 SMK, disetubuhi sang suami.

“Saat ibu korban pulang ke rumah, dia mendapati sang anak sedang disetubuhi oleh suaminya,” kata Dedi, Jumat (13/10/2017).

WT mendadak berang. Namun bukannya meminta maaf, RS malah berlari ke kamar mandi untuk menyudahi nafsu birahinya dengan beronani. Karena itu, selama ini NS tidak pernah mengalami kehamilan.

Tidak terima sang anak digagahi, WT melaporkan hal ini ke polisi. "Saat diamankan, tersangka mengakui perbuatannya," ujar Dedi.

Menurut Dedi, tersangka telah mencabuli anak tirinya sejak NS duduk di kelas 5 SD. Namun saat itu, dia hanya meraba-raba tubuh korban saja.

Ketika korban naik kelas 6 SD, tersangka mulai menyutubuhi NS dengan mengimingi sebuah benda yang diinginkan korban.

“Tersangka memanfaatkan kepolosan korban yang masih di bawah umur untuk melakukan aksi bejatnya,” jelas Dedi.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 UU Nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman penjara di atas 5 tahun.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...