Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.25 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Wali Kota Bekasi Pastikan Wilayahnya Tak Terdapat Penderita Gizi Buruk

Wali Kota Bekasi Pastikan Wilayahnya Tak Terdapat Penderita Gizi Buruk

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 12 Oktober 2017 - 23:21 WIB

IMG-6843

Wali Kota Bekasi menyampaikan soal penderita gizi buruk dalam acara bincang santai 'Ngopi Bareng Warga' di aula Kecamatan Jatiasih, Kamis (12/10/2017). Foto: Istimewa

Bekasi, kini.co.id – Gizi buruk adalah suatu kondisi dimana seseorang memiliki jumlah gizi yang kurang atau dibawah standar. Kasusnya sering dialami anank-anak di Indonesia.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dalam acara ‘Ngopi Bareng Warga’ di Aula Kecamatan Jatiasih dimana disiarkan langsung Radio Republik Indonesia (RRI) memastikan jika angka penderita gizi buruk di Kota Bekasi cukup kecil.

Bahkan, ia memastika jika penderita gizi buruk di Kota Bekasi hampir dipastikan nihil alias tidak ada. Sebab, selama ini ia mengaku belum menerima laporan soal adanya penderita gizi buruk di Kota Bekasi.

“Jika memang ada, kemungkinan terjadi karena adanya kealpaan koordinasi dan aspek yang mendasar dari ekonomi," kata Rahmat Effendi atau biasa disapa Pepen ini.

Ia menjelaskan bahwa untuk mengentaskan penderita gizi buruk, Pemerintah Kota Bekasi terus mengoptimalkan pemberdayaan ekonomi, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan penataan kawasan lingkungan.

“Disamping itu kami juga memperbanyak relawan-relawan posyandu juga kader Petugas Lapangan KB, itu bagian dari sinergitas bagaimana pemecahan masalah secara komprehensif,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan, dari Pemerintah Kota Bekasi, kaa Rahmat, juga membentuk Kartu Bekasi Sehat yang akan memberikan jaminan kesehatan bagi warganya.

“Nantinya, kartu ini tidak hanya unyuk berobat jalan dan rawat inap. Tapi bisa digunakan bagi warga yang akan melakukan persalinan di bidan, biaya persalinan akan ditanggung oleh Pemkot, jadi warga tidak perlu mengeluarkan biaya lagi,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...