Sabtu, 16 Desember 2017 | 00.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Mal dan Stasiun Diminta Sediakan Kantong Parkir Transportasi Online

Mal dan Stasiun Diminta Sediakan Kantong Parkir Transportasi Online

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 12 Oktober 2017 - 22:04 WIB

IMG-6837

Ilustrasi ojek online

Bekasi, kini.co.id – Pemerintah Kota Bekasi, meminta agar pihak ketiga seperti pengelola mal dan operator stasiun menyediakan kantong parkir bagi angkutan berbasis online.

Kepala Dinas Kota Bekasi, Yayan Yuliana, mengatakan jika saat ini pemerintah sedang berkoordinasi dengan pihak terkait.

Menurutnya, aturan parkir ojek online itu sebagai tindak lanjut atas kebijakan pihaknya yang mulai menerapkan larangan pangkalan liar ojek online karena dianggap menjadi pemicu kemacetan lalu lintas.

“Saat ini peraturan daerahnya sedang kami bahas terkait penyediaan tempat-tempat pemberhentian sementara bagi ojek online agar situasi lalu lintas kondusif,” katanya, Kamis (12/10/2017).

Dalam Peraturan Wali Kota Bekasi yang tengah dibahas itu turut disiapkan solusi tempat mangkal pengendara ojek online agar tidak berhenti di sembarang tempat untuk menunggu penumpang.

“Kami akan menyediakan titik-titik khusus untuk pemberhentian sementara para ojek online di tempat-tempat strategis, di antaranya mall, stasiun dan titik keramaian lain,” katanya.

Dishub Kota Bekasi seniri, sejauh ini telah mengundang sejumlah pengelola mal untuk diajak berdiskusi terkait penyediaan lahan bagi pangkalan.

“Kalau pangkalan ojek online kan sampai saat ini belum tuntas lokasi-lokasinya. Dengan swasta pun kita akan berusaha memanggil mereka supaya disiapkan lahan untuk tempat tunggu sementara. Mungkin bisa buat semacam parkiran,” ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya sedang mendata lokasi yang strategis untuk difungsikan sebagai tempat tunggu sementara angkutan online, di antaranya lahan kosong di sisi Kalimalang depan Metropolitan Mal.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...
Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:18 WIB

Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi kebut proses perekaman KTP Elektronik hingga akhir Desember 2017 ini.Hal ini menyusul adanya ...
Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:05 WIB

Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri

Ratusan siswa SDN 06 Setia Mekar menjadi target Puskesmas setempat melakukan imunisasi difteri. Hal ini dilakukan sebagai pencagahan dan menekan ...
Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:26 WIB

Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga

Salah seorang maling bonyok di keroyok massa ketika aksinya terpergoki oleh warga di Kontrakan Gang Painah RT 01/01, Kelurahan Pengasinan, ...
Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD
DKI Jakarta - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:22 WIB

Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menarik dua raperda dari DPRD, dua raperda tersebut adalah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau ...