Jumat, 20 Oktober 2017 | 17.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Angkutan Feeder Akan Diuji Coba di Stasiun Bekasi Timur

Angkutan Feeder Akan Diuji Coba di Stasiun Bekasi Timur

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 11 Oktober 2017 - 20:22 WIB

IMG-6816

Infrastruktur bangunan Stasiun Bekasi Timur nampak dari luar

Bekasi, kini.co.id – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), coba inisiasi penyediaan angkutan feeder di Stasiun Bekasi Timur. Nantinya, angkutan itu akan mengangkut penumpang di permukiman warga.

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, mengatakan jika pihaknya akan menguji coba dua angutan feeder berupa angkutan kota jenis elf sebanyak dua unit.

Menurutnya, angkuta feeder akan mengantar dan menjemput penumpang KRL ke sejumlah permukiman warga yang tidak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.

“Kita akan adakan untuk jarak dekat saja, yang memang dekat dengan Stasiun Bekasi Timur, soalnya kalau yang jauh sudah ada angkutan perkotaan,” kata Bambang.

Bambang mengatakan, angkutan feeder yang nyaman dan aman ke stasiun selama ini luput dari perhatian. Ia menyebutkan jumlah penumpang kereta commuter sudah tembus hingga satu juta orang setiap hari.

“Di Kota Bekasi sendiri kan sebanyak 150 ribu orang menggunkan KRL. Tak menutup kemungkinan kalau stasiun menjadi titik kemacetan,” ujar dia.

Karena itu, kata Bambang, pihaknya menginisiasi pemberlakuan feeder jarak dekat. Dengan begitu, pengguna kendaraan pribadi bisa ditekan sejak keluar dari rumah pengguna KRL.

“Secara bertahap akan kami kembangkan di setiap stasiun,” tuturnya.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, kata Bambang, pihaknya sudah berdiskusi dengan Organisasi Angkutan Daerah (Organda) sehingga tak akan terjadi benturan ketika feeder beroperasi.

Menurut dia, Organda tidak mempersoalkannya karena tidak mengambil penumpang jarak dekat.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan pemerintah kota segera mengoperasikan Transpatriot sebagai kendaraan pengumpan untuk kereta commuter line di wilayahnya.

“Saat ini masih dalam tahap pengadaan, mungkin akhir tahun sudah bisa dioperasikan,” katanya.

Transpatriot, kata dia, merupakan angkutan perkotaan berkapasitas 30 kursi. Angkutan itu akan terintegrasi dengan angkutan lain yang keluar kota, termasuk light rail transit dan kereta commuter line di Stasiun Bekasi, Kranji, dan Bekasi Timur.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...
Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh
Aceh - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:49 WIB

Dua tewas, 13 terluka akibat tabrakan maut bus Simpati di Aceh

Tabrakan maut antara dua bus "Simpati Star" di jalan negara Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Drang, Kecamatan Muara Batu, ...
Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 16:02 WIB

Bupati Labura: Menabung dengan emas keputusan bijak

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kharuddin Syah mengatakan menabung dengan emas merupakan keputusan yang bijak. Karena menabung emas lebih terjamin dibanding ...
Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:09 WIB

Bekasi Berencana Berikan Beasiswa Bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Dinas Pendidikan Kota Bekasi berencana memberi dana beasiswa bagi para mahasiswa berprestasi dari kalangan yang tidak mampu pada 2018 mendatang.Dana ...
Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 15:03 WIB

Duh… Titik Banjir di Kota Bekasi Tak Berkurang, Masih 49 Titik

Rupanya, beberapa tahun belakangan ini titik banjir di Kota Bekasi masih tidak berkurang.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota ...
Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI
DKI Jakarta - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:56 WIB

Januari- Oktober puluhan ribu mobil parkir liar diderek Pemprov DKI

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus menggencarkan penindakan terhadap kendaraan roda empat yang memarkirkan sembarangan atau parkir liar di sepanjang ...