Wednesday, 18 July 2018 | 12.15 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Angkutan Feeder Akan Diuji Coba di Stasiun Bekasi Timur

Angkutan Feeder Akan Diuji Coba di Stasiun Bekasi Timur

Reporter : Ardiansyah | Wednesday, 11 October 2017 - 20:22 WIB

IMG-6816

Infrastruktur bangunan Stasiun Bekasi Timur nampak dari luar

Bekasi, kini.co.id – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), coba inisiasi penyediaan angkutan feeder di Stasiun Bekasi Timur. Nantinya, angkutan itu akan mengangkut penumpang di permukiman warga.

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, mengatakan jika pihaknya akan menguji coba dua angutan feeder berupa angkutan kota jenis elf sebanyak dua unit.

Menurutnya, angkuta feeder akan mengantar dan menjemput penumpang KRL ke sejumlah permukiman warga yang tidak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.

“Kita akan adakan untuk jarak dekat saja, yang memang dekat dengan Stasiun Bekasi Timur, soalnya kalau yang jauh sudah ada angkutan perkotaan,” kata Bambang.

Bambang mengatakan, angkutan feeder yang nyaman dan aman ke stasiun selama ini luput dari perhatian. Ia menyebutkan jumlah penumpang kereta commuter sudah tembus hingga satu juta orang setiap hari.

“Di Kota Bekasi sendiri kan sebanyak 150 ribu orang menggunkan KRL. Tak menutup kemungkinan kalau stasiun menjadi titik kemacetan,” ujar dia.

Karena itu, kata Bambang, pihaknya menginisiasi pemberlakuan feeder jarak dekat. Dengan begitu, pengguna kendaraan pribadi bisa ditekan sejak keluar dari rumah pengguna KRL.

“Secara bertahap akan kami kembangkan di setiap stasiun,” tuturnya.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, kata Bambang, pihaknya sudah berdiskusi dengan Organisasi Angkutan Daerah (Organda) sehingga tak akan terjadi benturan ketika feeder beroperasi.

Menurut dia, Organda tidak mempersoalkannya karena tidak mengambil penumpang jarak dekat.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan pemerintah kota segera mengoperasikan Transpatriot sebagai kendaraan pengumpan untuk kereta commuter line di wilayahnya.

“Saat ini masih dalam tahap pengadaan, mungkin akhir tahun sudah bisa dioperasikan,” katanya.

Transpatriot, kata dia, merupakan angkutan perkotaan berkapasitas 30 kursi. Angkutan itu akan terintegrasi dengan angkutan lain yang keluar kota, termasuk light rail transit dan kereta commuter line di Stasiun Bekasi, Kranji, dan Bekasi Timur.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...