Sabtu, 16 Desember 2017 | 06.18 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Akreditasi Puskesmas Dianggap Penting

Akreditasi Puskesmas Dianggap Penting

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 11 Oktober 2017 - 20:10 WIB

IMG-6815

Ilustrasi Puskesmas Karangkitri

Bekasi, kini.co.id – Kepala Dinas Kota Bekasi, dr Kusnanto Saidi, menyampaikan jika Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit setiap tiga tahun sekali.

Hal ini kata Kusnanto sesuai dalam Pasal 39 ayat 1 di aturan itu menyebutkan, dalam upaya peningkatan mutu pelayanan. Yang menjadi dasar akreditasi ini adalah Permenkes Nomor 75 tahun 2014 tentang Puskesmas.

Karena itu, ia menyatakan jika uji akreditasi terhadap Puskesmas merupakan hal yang penting. Sebab penilaian akreditasi bisa menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

“Untuk menjamin bahwa adanya perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko, maka diperlukan adanya penilaian dari pihak eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan, dalam hal ini akreditasi,” katanya, Rabu (11/10/2017).

Menurut dia, dua Puskesmas yang telah mengantongi akreditasi Madya bisa saja ditingkatkan jenjang akreditasinya menjadi Utama bahkan Paripurna.

Namun pemerintah harus meningkatkan indikator yang dinilai petugas, sehingga Puskesmas tersebut layak mendapat sertifikat akreditasi Utama dan Paripurna.

“Puskesmas merupakan ujung tombak dalam menyelenggarakan upaya kesehatan dasar di tiap kota dan kabupaten, sehingga pelayanan harus dioptimalkan,” kata Kusnanto.

Dia menambahkan, pemerintah daerah akan membangun 17 Puskemas lagi hingga akhir tahun 2019 nanti.

Sebab idealnya, satu kelurahan memiliki satu Puskesmas untuk melindungi layanan kesehatan warganya.

“Kita baru punya 39 Puskesmas, sedangkan di Kota Bekasi ada 56 kelurahan di sini. Jadi kurang 17 Puskesmas lagi,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...
Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:57 WIB

Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya

Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter di Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya terasa hingga ke Bandung, Jawa Barat pada Jumat pukul ...
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...