Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Akreditasi Puskesmas Dianggap Penting

Akreditasi Puskesmas Dianggap Penting

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 11 Oktober 2017 - 20:10 WIB

IMG-6815

Ilustrasi Puskesmas Karangkitri

Bekasi, kini.co.id – Kepala Dinas Kota Bekasi, dr Kusnanto Saidi, menyampaikan jika Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit setiap tiga tahun sekali.

Hal ini kata Kusnanto sesuai dalam Pasal 39 ayat 1 di aturan itu menyebutkan, dalam upaya peningkatan mutu pelayanan. Yang menjadi dasar akreditasi ini adalah Permenkes Nomor 75 tahun 2014 tentang Puskesmas.

Karena itu, ia menyatakan jika uji akreditasi terhadap Puskesmas merupakan hal yang penting. Sebab penilaian akreditasi bisa menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

“Untuk menjamin bahwa adanya perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko, maka diperlukan adanya penilaian dari pihak eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan, dalam hal ini akreditasi,” katanya, Rabu (11/10/2017).

Menurut dia, dua Puskesmas yang telah mengantongi akreditasi Madya bisa saja ditingkatkan jenjang akreditasinya menjadi Utama bahkan Paripurna.

Namun pemerintah harus meningkatkan indikator yang dinilai petugas, sehingga Puskesmas tersebut layak mendapat sertifikat akreditasi Utama dan Paripurna.

“Puskesmas merupakan ujung tombak dalam menyelenggarakan upaya kesehatan dasar di tiap kota dan kabupaten, sehingga pelayanan harus dioptimalkan,” kata Kusnanto.

Dia menambahkan, pemerintah daerah akan membangun 17 Puskemas lagi hingga akhir tahun 2019 nanti.

Sebab idealnya, satu kelurahan memiliki satu Puskesmas untuk melindungi layanan kesehatan warganya.

“Kita baru punya 39 Puskesmas, sedangkan di Kota Bekasi ada 56 kelurahan di sini. Jadi kurang 17 Puskesmas lagi,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...