Sabtu, 16 Desember 2017 | 06.19 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Baru 2 Puskesmas yang Terakreditasi di Bekasi

Baru 2 Puskesmas yang Terakreditasi di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 11 Oktober 2017 - 20:08 WIB

IMG-6814

Ilustrasi Puskesmas Karangkitri

Bekasi, kini.co.id – Kota Bekasi telah memiliki 39 Puskesmas yang tersebar di beberapa kelurahan di wilayah setempat.

Namun, Pemerintah Kota Bekasi baru mengantongi dua akreditasi Puskesmas dari lembaga independen yang mendapat kuasa dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati mengatakan, dua Puskesam itu adalah Karangkitri dan Puskesmas Pondokgede.

Kedua Puskesmas itu layak mendapat akreditasi karena dari sisi pelayanan, tenaga medis hingga prasarana cukup lengkap dibanding Puskesmas lain.

“Dua Puskesmas itu menyandang akreditasi madya dari pemerintah pusat sejak tahun 2016 lalu,” ujar Dezi, Rabu (11/10/2017).

Dezi mengatakan, saat ini petugas dari Kementerian Kesehatan sedang menguji akreditasi terhadap tujuh Puskesmas lain untuk mendapat penilaian madya.

Ketujuhnya adalah Puskesmas Perumnas II, Mustikajaya, Pejuang, Telukpucung, Pengasinan, Jatiasih dan Rawatembaga.

“Kami berharap agar tujuh Puskesmas yang sedang diuji ini bisa mendapat jenjang Madya seperti dua Puskesmas yang lain,” jelasnya.

Meskipun Kota Bekasi baru mengantongi dua akreditasi Puskesmas, kata dia, bukan berarti pelayanan selama ini dinilai kurang.

Namun rencana akreditasi Puskesmas baru diinstruksikan oleh pemerintah pusat sejak tahun 2016 lalu.

“Saat itu juga, kami mengusulkan Puksesmas Pondokgede dan Karangkitri untuk memperoleh akreditasi. Setelah diuji petugas, akhirnya lolos,” ujar Dezi.

Dia menambahkan, ada lima jenjang akreditasi dalam uji kemampuan ini, yakni Tidak Terakreditasi, Dasar, Madya, Utama dan Paripurna.

Penetapan status akreditasi dilakukan oleh tim penilai dari Komisioner, berdasarkan penilaian terhadap rekomendasi tim surveyor.

Bila lulus, Komisi Akreditasi akan menerbitkan sertifikat akreditasi.

“Sertifikat ini berlaku selama tiga tahun, nanti akan dievaluasi lagi. Namun setiap tahun mendapat pembinaan dari Tim Pendamping Akreditiasi Dinas Kesehatan Kota Bekasi setiap tahun,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...
Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:57 WIB

Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya

Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter di Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya terasa hingga ke Bandung, Jawa Barat pada Jumat pukul ...
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...