Monday, 23 July 2018 | 03.39 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Baru 2 Puskesmas yang Terakreditasi di Bekasi

Baru 2 Puskesmas yang Terakreditasi di Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Wednesday, 11 October 2017 - 20:08 WIB

IMG-6814

Ilustrasi Puskesmas Karangkitri

Bekasi, kini.co.id – Kota Bekasi telah memiliki 39 Puskesmas yang tersebar di beberapa kelurahan di wilayah setempat.

Namun, Pemerintah Kota Bekasi baru mengantongi dua akreditasi Puskesmas dari lembaga independen yang mendapat kuasa dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati mengatakan, dua Puskesam itu adalah Karangkitri dan Puskesmas Pondokgede.

Kedua Puskesmas itu layak mendapat akreditasi karena dari sisi pelayanan, tenaga medis hingga prasarana cukup lengkap dibanding Puskesmas lain.

“Dua Puskesmas itu menyandang akreditasi madya dari pemerintah pusat sejak tahun 2016 lalu,” ujar Dezi, Rabu (11/10/2017).

Dezi mengatakan, saat ini petugas dari Kementerian Kesehatan sedang menguji akreditasi terhadap tujuh Puskesmas lain untuk mendapat penilaian madya.

Ketujuhnya adalah Puskesmas Perumnas II, Mustikajaya, Pejuang, Telukpucung, Pengasinan, Jatiasih dan Rawatembaga.

“Kami berharap agar tujuh Puskesmas yang sedang diuji ini bisa mendapat jenjang Madya seperti dua Puskesmas yang lain,” jelasnya.

Meskipun Kota Bekasi baru mengantongi dua akreditasi Puskesmas, kata dia, bukan berarti pelayanan selama ini dinilai kurang.

Namun rencana akreditasi Puskesmas baru diinstruksikan oleh pemerintah pusat sejak tahun 2016 lalu.

“Saat itu juga, kami mengusulkan Puksesmas Pondokgede dan Karangkitri untuk memperoleh akreditasi. Setelah diuji petugas, akhirnya lolos,” ujar Dezi.

Dia menambahkan, ada lima jenjang akreditasi dalam uji kemampuan ini, yakni Tidak Terakreditasi, Dasar, Madya, Utama dan Paripurna.

Penetapan status akreditasi dilakukan oleh tim penilai dari Komisioner, berdasarkan penilaian terhadap rekomendasi tim surveyor.

Bila lulus, Komisi Akreditasi akan menerbitkan sertifikat akreditasi.

“Sertifikat ini berlaku selama tiga tahun, nanti akan dievaluasi lagi. Namun setiap tahun mendapat pembinaan dari Tim Pendamping Akreditiasi Dinas Kesehatan Kota Bekasi setiap tahun,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...