Wednesday, 18 July 2018 | 12.15 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Sopir Truk Tewas Gantung Diri

Sopir Truk Tewas Gantung Diri

Reporter : Ardiansyah | Wednesday, 11 October 2017 - 19:34 WIB

IMG-6811

ilustrasi

Bekasi, kini.co.id – Seorang sopir truk nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dapur rumahnya Kavling Linggar Jati Kampung Babakan Mustikasari RT 03/03, Kecamatan Mustikajaya, (10/10/2017) malam.

Jenazah diketahui bernama Mamat Ali (42). Ia tewas dalam kondisi menggelantung di dapur rumahnya dengan seutas tali tambang berwarna kuning.

Kepala Kepolisian Sektor Bantargebang, Komisaris Siswo mengatakan, motif sementara bunuh diri yang dilakukan korban karena depresi akibat himpitan ekonomi.

Siswo mengatakan jika selama ini korban bekerja untuk meghidupi keluarganya sebagai sopir truk.

Hal itu terungkap, saat petugas menggali keterangan sang istri di kampung halamannya di daerah Cirebon, Jawa Barat.

Kepada penyidik, sang istri mengaku jika hubungannya dengan sang suami tidak ada masalah alias harmonis.

“Tapi korban pernah mengeluh soal keuangan keluarga sejak beberapa pekan terakhir,” kata Siswo, Rabu (11/10/2017).

Kronologis bermula ketika keponakan korban bernama Arifin (7) datang ke rumah korban yang merupakan pamannya, saksi datang hendak mengajaknya bermain.

Namun setibanya di sana, Arifin malah mendapati sang paman tewas dengan leher terikat tali tambang di bagian kusen di dapurnya.

“Saksi berteriak hingga mengundang perhatian warga, pihak RT langsung menghungi anggota Bhabinkamtibmas,” ujar Siswo.

Petugas yang mendapat kabar itu, kemudian bergegas ke lokasi untuk mengolah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan identifikasi sementara, penyidik tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Selain itu, terdapat bekas cairan mani di kelaminnya.

“Kami kemudian menyimpulkan korban tewas karena gantung diri,” jelas Siswo.

Oleh petugas, jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Namun keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan mengikhlaskan kejadian ini.

“Keluarganya sudah menulis surat pernyataan dan jenazah dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan,” tandas Siswo.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...