Sabtu, 16 Desember 2017 | 00.55 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Begini Cara 2 Bocah Habisi Nyawa Geng Motor

Begini Cara 2 Bocah Habisi Nyawa Geng Motor

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 10 Oktober 2017 - 20:54 WIB

IMG-6797

Kepolisian Sektor Bekasi Kota melaksanakan konferensi pers di ruang aula soal pembunuhan geng motor di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat, Selasa (10/10/2017). Foto: Ardiansyah

Bekasi, kini.co.id – Kepolisian Sektor Bekasi Kota berhasil meringkus dan menetapkan dua bocah dibawah umur sebagai tersangka pembunuhan anggota geng motor yang hendak tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat, Minggu (8/10/2017).

Mereka berinisial BOP alias Bagas (16) dan AS alias Jawir (16) warga Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat. Sementar korbannya adalah Hudia Nezy (19), anggota geng motor ‘Bekasi All Star’ warga DKI Jakarta.

Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Kota, Komisaris Polisi suwolo Seto, menjelaskan jika peristiwa tersebut bermula ketika korban dengan dua rekannya melintas menggunakan sepeda motor di Jalan I Gusti Ngurah Rai.

Korban melintas dengan menenteng sebuah celurit yang diduga digunakan untuk tawuran. Melihat itu, sekelompok pemuda yang merupakan warga setempat geram dan langsung menyerang tiga anggota geng motor yang dinamakannya Bekasi All Star.

“Ketika itu sekelompok pemuda yang merupakan warga setempat berjumlah 10 orang. Mereka memukuli korban, sementara dua rekan korban berhasil melarikan diri,” kata Suwolo.

Ketika itu, tersangka Bagas membawa sebilah celurit dan membacok punggung korban. Sementara Jawir memukul punggung kiri korban menggunakan benda tumpul jenis stick golf.

“Korban terkapar bersimbah darah, para tersangka kemudian langsung bergegas melarikan diri hingg pada Senin malam mereka ditangkap tak berkutik dirumahnya,” jelas dia.

Kepada penyedik, para tersangka mengaku geram dengan kehadiran geng motor diwilayahnya. Soalnya, di Jalan I Gusti Ngurahrai kerap dijadikan sebagai lokasi tawuran.

“Memang benar, anggota kami juga setiap hari selalu siaga. Namun, untuk peristiwa ini tetap kita larikan ke ranah hukum,” ujar dia.

Paska kejadian, anggota dari Kepolisian Sektor Bekasi Kota, mendatangi lokasi tempat kejadian perkara. Polisi melihat korban sudah bersimbah darah dan sejumlah senjata tajam.

“Saat ditemukan korban masih dalam kondisi bernafas, namun setelah kami bawa ke ruang IGD RSUD Kota Bekasi, dokter menyatakan kalau nyawa korban sudah tidak dapat ditolong,” tandasnya.

Atas peristiwa tersebut, Bagas dan Jawir harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...
Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:18 WIB

Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi kebut proses perekaman KTP Elektronik hingga akhir Desember 2017 ini.Hal ini menyusul adanya ...
Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:05 WIB

Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri

Ratusan siswa SDN 06 Setia Mekar menjadi target Puskesmas setempat melakukan imunisasi difteri. Hal ini dilakukan sebagai pencagahan dan menekan ...
Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:26 WIB

Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga

Salah seorang maling bonyok di keroyok massa ketika aksinya terpergoki oleh warga di Kontrakan Gang Painah RT 01/01, Kelurahan Pengasinan, ...
Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD
DKI Jakarta - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:22 WIB

Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menarik dua raperda dari DPRD, dua raperda tersebut adalah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau ...