Selasa, 23 Oktober 2018 | 04.01 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Tewas Ditangan Bocah Bau Kencur, Nezy Aktif Sebagai Anggota Geng Motor Bekasi All Star

Tewas Ditangan Bocah Bau Kencur, Nezy Aktif Sebagai Anggota Geng Motor Bekasi All Star

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 10 Oktober 2017 - 20:52 WIB

IMG-6796

Kepolisian Sektor Bekasi Kota melaksanakan konferensi pers di ruang aula soal pembunuhan geng motor di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat, Selasa (10/10/2017). Foto: Ardiansyah

Bekasi, kini.co.id – Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Kota, Komisaris Polisi Suwolo Seto, menyampaikan jika korban tewas yang hendak tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai pada, Minggu (8/10/2017) adalah komplotan geng motor.

“Korban atas nama Hudy Nezy (19) adalah komplotan geng motor yang dinamai ‘Bekasi All Star,” kata Suwolo, Selasa (10/10/2017).

Hanya saja, ia memastikan jika korban bukan berasal dari Kota Bekasi. Melainkan adalah warga yang tercatat berdomisili di DKI Jakarta.

Hal itu terkuak setelah pihak keluarga yang diwakili oleh paman korban mendatangi Markas Kepolisian Sektor Bekasi Kota, Senin (9/10/2017) kemarin.

“Nama geng motornya ‘Bekasi All Star’ tapi saya pastikan korban bukan warga Kota Bekasi, ya. Saya enggak tau mengapa mereka ada disini padahal bukan warga Bekasi,” ujar dia.

Hudia Nezy (19) tewas ditangan warga setempat. Ia tewas setelah dikeroyok massa dengan berjumlah 10 orang. Namun polisi hanya menteapkan dua orang sebagai tersangka, mereka berinisial BOP alias Bagas (16) dan AS alias Jawir (16).

“Kita sudah kordinasi dengan pihak terkait, pelaku tetap diganjar hukuman dengan pasal 170 KUHP ancaman hukuman mencapai 5 tahun,” kata Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Kota, Suwolo Seto, Selasa (10/10/2017).

Ia menjelaskan, jika peristiwa tersebut bermula ketika korban dengan dua rekannya melintas menggunakan sepeda motor di Jalan I Gusti Ngurahrai.

Korban melintas dengan menenteng sebuah celurit yang diduga digunakan untuk tawuran. Melihat itu, sekelompok pemuda yang merupakan warga setempat geram dan langsung menyerang tiga anggota geng motor yang dinamakannya Bekasi All Star.

“Ketika itu sekelompok pemuda yang merupakan warga setempat berjumlah 10 orang. Mereka memukuli korban, sementara dua rekan korban berhasil melarikan diri,” kata Suwolo.

Kepada penyedik, para tersangka mengaku geram dengan kehadiran geng motor diwilayahnya. Soalnya, di Jalan I Gusti Ngurahrai kerap dijadikan sebagai lokasi tawuran.

“Memang benar, anggota kami juga setiap hari selalu siaga. Namun, untuk peristiwa ini tetap kita larikan ke ranah hukum,” ujar dia.

Paska kejadian, anggota dari Kepolisia Sektor Bekasi Kota, mendatangi lokasi tempat kejadian perkara. Polisi melihat korban sudah bersimbah darah dan sejumlah senjata tajam.

“Saat ditemukan korban masih dalam kondisi bernafas, namun setelah kami bawa ke ruang IGD RSUD Kota Bekasi, dokter menyatakan kalau nyawa korban sudah tidak dapat ditolong,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Hal-hal yang Paling Dirindukan Alumni Pesantren Ketika Tak Lagi Mondok

Menjadi santri di pondok pesantren merupakan kebanggaan tersendiri bagi alumni-alumni ponpes yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.Bagaimana tidak, meski belajar ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 15:33 WIB

Dahsyatnya Medsos Pengaruhi Pola Pikir Anak Muda Tentang Politik

Politik kini mendapat tempat sedikit lebih banyak di hati para kawula muda.Yang dulunya samasekali 'emang gua pikirin', kini banyak anak ...
Sumatera Utara - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:57 WIB

Hari Santri, RMI NU Sumut: Segera Sahkan UU Pondok Pesantren

Bangsa Indonesia sedang memperingati Hari Santri Nasional 2018 pada hari ini Senin (22/10/2018).Hari Santri Nasional sendiri, disahkan oleh Presiden RI, ...
Lampung - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 15:08 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Terdeteksi Ada 63 Guncangan Gempa

Gunung anak Krakatau masih terus beraktivitas. Aktivitas gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini mengakibatkan ...
Sumatera Utara - Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:38 WIB

Kapolda Sumut: Teroris Tanjung Balai Incar Vihara dan Markas Polisi

Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto menyebut 2 teroris yang ditembak mati di Tanjung Balai adalah anggota jaringan teroris Syaiful, salahseorang ...
Kalimantan - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Remas Payudara Lalu Kabur, Modus Pelecehan Seksual yang Resahkan Warga

Wanita rentan mengalami pelecehan seksual, apalagi yang harus pulang malam karena pekerjaannya.Modus pelecehan seksual pun semakin beragam.Baru-baru ini, di Pangkalan ...