Sabtu, 16 Desember 2017 | 06.28 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Geng Motor Tewas di Bekasi, Pelakunya Masih Dibawah Umur

Geng Motor Tewas di Bekasi, Pelakunya Masih Dibawah Umur

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 10 Oktober 2017 - 20:47 WIB

IMG-6795

Kepolisian Sektor Bekasi Kota melaksanakan konferensi pers di ruang aula soal pembunuhan geng motor di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat, Selasa (10/10/2017). Foto: Ardiansyah

Bekasi, kini.co.id – Kepolisian Sektor Bekasi Kota, mengungkap kasus penganiaya dan pembunuhan geng motor yang hendak tawuran di Jalan I Gusti Ngurahrai, Kecamatan Bekasi Barat, pada Minggu (8/10/2017).

Korban atas nama Hudia Nezy (19) tewas ditangan warga setempat. Rupanya pelaku masih dibawah umur, adalah BOP alias Bagas (16) dan AS alias Jawir (16).

“Kita sudah kordinasi dengan pihak terkait, pelaku tetap diganjar hukuman dengan pasal 170 KUHP ancaman hukuman mencapai 5 tahun,” kata Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Kota, Suwolo Seto, Selasa (10/10/2017).

Ia menjelaskan, jika peristiwa tersebut bermula ketika korban dengan dua rekannya melintas menggunakan sepeda motor di Jalan I Gusti Ngurah Rai.

Korban melintas dengan menenteng sebuah celurit yang diduga digunakan untuk tawuran. Melihat itu, sekelompok pemuda yang merupakan warga setempat geram dan langsung menyerang tiga anggota geng motor yang dinamakannya Bekasi All Star.

“Ketika itu sekelompok pemuda yang merupakan warga setempat berjumlah 10 orang. Mereka memukuli korban, sementara dua rekan korban berhasil melarikan diri,” kata Suwolo.

Kepada penyedik, para tersangka mengaku geram dengan kehadiran geng motor diwilayahnya. Soalnya, di Jalan I Gusti Ngurahrai kerap dijadikan sebagai lokasi tawuran.

“Memang benar, anggota kami juga setiap hari selalu siaga. Namun, untuk peristiwa ini tetap kita larikan ke ranah hukum,” ujar dia.

Paska kejadian, anggota dari Kepolisia Sektor Bekasi Kota, mendatangi lokasi tempat kejadian perkara. Polisi melihat korban sudah bersimbah darah dan sejumlah senjata tajam.

“Saat ditemukan korban masih dalam kondisi bernafas, namun setelah kami bawa ke ruang IGD RSUD Kota Bekasi, dokter menyatakan kalau nyawa korban sudah tidak dapat ditolong,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...
Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:57 WIB

Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya

Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter di Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya terasa hingga ke Bandung, Jawa Barat pada Jumat pukul ...
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...