Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Tengah>Kapolda Jateng minta maaf kekerasan terhadap wartawan di Banyumas

Kapolda Jateng minta maaf kekerasan terhadap wartawan di Banyumas

Selasa, 10 Oktober 2017 - 19:25 WIB

IMG-6790

Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono. KiniNews/Istimewa.

Semarang, kini.co.id – Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono meminta maaf atas adanya wartawan yang menjadi korban kekerasan oknum anggota Polres Banyumas saat pembubaran paksa aksi penolakan proyek PLTPB Baturraden di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (9/10) malam.

“Saya menyampaikan minta maaf atas adanya korban, termasuk dari rekan wartawan,” kata kapolda di Semarang, Selasa (10/10).

Kapolda juga menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka dalam kejadian itu.

Termasuk menggganti barang-barang milik wartawan MetroTV Darbe Tyas yang menjadi korban dalam peristiwa itu.

Ia mengatakan satu tim dari polda Jawa Tengah yang juga beranggotakan Direktur Intelijen dan Keamanan serta Kabid Propam telah diberangkatkan untuk mencari fakta-fakta atas terjadinya peristiwa itu.

Termasuk Kapolres Banyumas, lanjut dia, juga telah diperintahkan kembali ke satuan wilayahnya meski sedang mengikuti Apel Kasatwil di Semarang untuk menindaklanjuti peristiwa itu.

“Kapolres sudah diperintahkan untuk kembali mengecek SOP dalam pembubaran paksa itu,” katanya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan nantinya, kata dia, jika ditemukan pelanggaran prosedur, disiplin atau pun pidana maka tetap akan diproses.

“Tim akan cek secara menyeluruh. Memang terjadi friksi saat dilaksanakan pembubaran aksi tersebut,” katanya dilansir Antara.

Sebelumnya, Seorang wartawan MetroTV, Darbe Tyas, menjadi korban kekerasan saat meliput pembubaran paksa unjuk rasa penolakan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Baturraden di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (9/10) malam.

Selain mengalami luka di beberapa bagian tubuh, kacamata dan kartu identitas pers milik Darbe juga dirampas oknum aparat.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...