Monday, 23 July 2018 | 03.22 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Tengah>Tangkap 24 Peserta Aksi Selamatkan Slamet, AGRA Kecam Polisi

Tangkap 24 Peserta Aksi Selamatkan Slamet, AGRA Kecam Polisi

Reporter : Rakisa | Tuesday, 10 October 2017 - 09:03 WIB

IMG-6784

Pembubaran Aksi Selamatkan Slamet di depan kantor Bupati Banyumas, Jawa Tengah. (KiniNews/Ist)

Banyumas, kini.co.id – Sebanyak 24 aktivis ditangkap saat pembubaran aksi “Aliansi Selamatkan Slamet” di depan kantor Bupati Banyumas, Senin (9/10/2017).

Dalam aksi itu massa meminta dihentikanya aktifitas tambang Geothermal PT. Sejahtera Alam Energy (SAE) yang merugikan masyarakat.

Karena tidak ada tanggapan dari Bupati, massa berkeras untuk menginap di kantor tersebut sehingga polisi mengambil tindakan membubarkan paksa aksi itu.

“Sejauh ini data yang terhimpun setidaknya 24 orang ditangkap dan mengalami kerasan, 28 orang lainya mendapat penganiayaan,” jelas Rahmat Ajiguna, Ketua Umum Pimpinan Pusat
Aliansi Gerakan Reforma Agraria (PP-AGRA) lewat keterangan tertulisnya yang diterima Kini.co.id, Selasa (10/10/2017).

Pihaknya juga mengecam tindakan brutal polisi memecahkan kaca mobil sound system, merusak motor milik peserta aksi dan merampas 2 hand phone milik peserta aksi.

Selain peserta, lanjut dia, aksi tindakan penganiayaan juga dialami oleh wartawan, pihak aparat kepolisian juga melakukan perampasan beberapa camera dan menghapus seluruh dokumentasi yang meliput pembubaran, penangkapan dan tindakan kekerasan aparat kepolisian.

“Kami mengecam keras tindakan aparat kepolisian yang melakukan pembubaran, penganiayaan dan penangkapan terhadap peserta aksi damai dan menuntut kepada Kapolres Banyumas untuk segera membebaskan seluruh peserta aksi yang ditahan tanpa syarat,” katanya.

Mereka pun menyayangkan sikap Bupati Banyumas yang seolah memilih lepas tangan daripada menanggung kerugian terkait pengoperasian PT SAE tersebut.

“Kami menuntut Kepada Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral, untuk mencabut surat keputusan yang Nomor 4577k/ 30/MEM/2015 agar aktifitas PT. Sejahtera Alam Energy dihentikan,” katanya lagi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...