Sabtu, 16 Desember 2017 | 06.25 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Wah… 7000 TKK di Kota Bekasi Dapat Jaminan Keselamatan Kerja

Wah… 7000 TKK di Kota Bekasi Dapat Jaminan Keselamatan Kerja

Reporter : Ardiansyah | Senin, 9 Oktober 2017 - 21:25 WIB

IMG-6782

Bekasi, kini.co.id – Sekitar 7.000 Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi mendapat jaminan perlindungan kecelakaan kerja lewat program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Pegawai TKK punya risiko sama besarnya dengan pekerja berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bedanya PNS sudah terjamin oleh negara, padahal pengabdian PNS dan TKK kan juga sama-sama abdi negara,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Senin (9/10/2017).

Ia menejelaskan jika para TKK akan dimasukan ke dalam dua program jaminan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm).

Dua program tersebut akan dipotong langsung sebesar 0,24 persen hingga 0,3 persen dari upah yang akan diterima TKK.

Namun untuk Jaminan Hari Tua (JHT), kata dia, para TKK akan didaftarkan di tahun 2018 mendatang menggunakan subsidi dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar 5,7 persen.

“Untuk pembiayaan JHT masih kita hitung, namun pastinya di tahun depan,” katanya.

Ia mengakui, pendaftaran TKK pada Ketenagakerjaan memang sedikit terlambat. Seharusnya, kata dia, ketika pegawai resmi mendapat surat keputusan menjadi pegawai kontrak, mereka sudah didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Karena itu, pihaknya tengah membenahi sistem administrasi, sehingga kasus serupa tidak terulang lagi. Di samping itu, proses administrasi perlindungan dari kecelakaan kerja mereka kini tengah berjalan.

Dia menargetkan, tahun 2018 mendatang seluruh TKK sudah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Jaminan tersebut bisa dimanfaatkan ketika mereka memasuki masa pensiun atau tidak produktif di hari tua.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Bekasi, Mariansah mengatakan, jika Kota Bekasi menjadi daerah pertama yang peduli akan nasib TKK

“Kami mengapresiasi upaya Kota Bekasi yang ingin menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan terutama untuk para TKK di lingkungan pemerintahan setempat,” katanya.

Mariansah mengungkapkan, sebetulnya penyelenggara negara memang tidak diwajibkan memberi bantuan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pegawai kontrak.

“Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 86 Tahun 2013, tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif Kepada Pemberi Kerja,” jelas Mariansah.

Namun, kata dia, sikap Kota Bekasi justru terbalik. Daerah yang berada di sisi timur DKI Jakarta ini, mendaftarkan pegawai kontraknya untuk mendapatkan jaminan ketika tidak lagi mengabdi pada negara atau ketika pensiun.

“Kita mengimbau kepada pemerintah daerah yang lain untuk mengikuti seperti halnya Kota Bekasi. Karena para pegawai juga memiliki keluarga, anak atau tanggungan lain. Apalagi kalau mereka mengalami kecelakaan kerja, tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...
Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:57 WIB

Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya

Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter di Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya terasa hingga ke Bandung, Jawa Barat pada Jumat pukul ...
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...