Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Akseptabilitas Mochtar Mohamad Diatas Rahmat Effendi

Akseptabilitas Mochtar Mohamad Diatas Rahmat Effendi

Reporter : Ardiansyah | Senin, 9 Oktober 2017 - 19:56 WIB

IMG-6777

Sebagaimana dijelaskan Direktur Eksekutif Indonesia Devepolment Monitoring (IDM) Jawa Barat, Firman Tresnadi, bahwa berdasarkan pengenalan masyarakat, sosok M2 lebih memegang suara, ketimbang Rahmat yang notabene sebagai petahana. Dan yang tak kalah mengejutkan, politisi Golkar yang juga Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Aisyah ternyata juga mampu menyalib suara Rahmat.

Bekasi, kini.co.id – Jelang Pilkada Kota Bekasi, Aksepabilitas Rahmat Effendi alias Pepen, sebagai petahana makin menurun. Sebaliknya, sang rival Mochtar Mohamad atau M2, justru semakin meningkat seiring bertambahnya suara yang mendukung pencalonan mantan Walikota Bekasi tersebut.

Sebagaimana dijelaskan Direktur Eksekutif Indonesia Devepolment Monitoring (IDM) Jawa Barat, Firman Tresnadi, bahwa berdasarkan pengenalan masyarakat, sosok M2 lebih memegang suara, ketimbang Rahmat yang notabene sebagai petahana. Dan yang tak kalah mengejutkan, politisi Golkar yang juga Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Aisyah ternyata juga mampu menyalib suara Rahmat.

“Putri mantan Walikota Bekasi, Siti Aisyah disukai dan dipercaya oleh 68,2 persen warga Kota Bekasi. Disusul Lucky Hakim 65,3 persen, Rahmat Effendi 60,3 persen, Ahmad Syaikhu 58,2 persen, Heri Koeswara 56,8 persen, Anggawira 54,2 persen dan Vicky Prasetyo 35,7 persen,” katanya, Senin (9/10/2017).

Menurut Firman, sebanyak 76,2 persen responden pemilih M2 menilai politisi PDIP itu sebagai tokoh yang memiliki kapabilitas dan paling mampu untuk memimpin Kota Bekasi dengan segala permasalahannya, baik dari segi ekonomi, infrastruktur dan lingkungan. Menyusul di belakang M2, Siti Aisyah yang menduduki posisi kedua, juga dianggap mampu menjadi Wali Kota Bekasi oleh 70,6 persen responden.

Dalam pertanyaan terbuka dan spontan ketika responden ditanya ‘Siapa tokoh yang akan dipilih jika Pilwakot digelar hari ini’, Firman menyampaikan ada sebanyak 30,3 persen responden yang memilih M2 dan 19,2 persen memilih Siti Aisyah.

Sedangkan Rahmat Effendi dipilih sebanyak 13,2 persen, Lucky Hakim 8,2 persen, Ahmad Syaikhu 7,3 b, Heri Koeswara 5,2 persen, Anggawira 4,2 persen dan Vicky Prasetyo 1,1 persen.

“Untuk responden yang tidak menjawab atau abstain sebanyak 11,3 persen,” jelasnya.

Ditambahkan Firman, jawaban responden di kertas kuisioner atas pertanyaan ‘Tokoh mana di bawah ini yang akan dipilih jika tokoh-tokoh tersebut menjadi Calon Walikota Bekasi, jika Pilwakot digelar hari ini?’, maka didapat jawaban responden sebesar 32,2 persen untuk M2, 20,7 persen memilih Siti Aisyah.

“Posisi ketiga 10,2 persen memilih Rahmat Effendi, 8,1 persen untuk Lucky Hakim, 7,2 persen untuk Heri Koeswara, 6,2 persen Ahmad Syaikhu, 4,1 persen Anggawira, 0,9 persen memilih Vicky Prasetyo dan yang abstain 10,4 persen,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...