Rabu, 13 Desember 2017 | 18.20 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>7 Pekerja Tewas di Bak Limbah, Pemilik Pabrik jadi Tersangka

7 Pekerja Tewas di Bak Limbah, Pemilik Pabrik jadi Tersangka

Reporter : Yudi | Jumat, 6 Oktober 2017 - 15:49 WIB

IMG-6759

Limbah Beracun. (Ilustrasi)

Bogor, kini.co.id – Pemilik pabrik kemasan telur di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berinisial LH resmi ditetapkan sebagai tersangka atas tewasnya 7 orang pekerja saat menguras penampungan limbah, Sabtu (30/9/2017).

7 orang tersebut tadinya disuruh membersihkan bak penampungan limbah. Namun duduga terlalu banyak menghirup limbah beracun tersebut, mereka pun meregang nyawa.

“Penyebab kematian sudah jelas karena limbah tersebut. Tapi kalau kandungan apa, kami belum menerima hasil dari Puslabfor,” ujar Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky, Jumat (6/10/2017).

Dicky bahkan mengatakan LH dijerat dengan hukuman berlapis Undang-undang Lingkungan Hidup dengan ancaman hukum minimal 5 tahun penjara. Untuk kasus perizinan pabrik sendiri, diserahkan ke intansi terkait.

“Lengkap lah itu berlapis. Tetapi kalau untuk pencemarannya sendiri dan mengakibatkan meninggal dunia itu masih nunggu hasil Puslabfor. Sekarang yang jelas dia tidak punya izin,” jelasnya.

Adapun 7 korban yang tewas di bak penampungan limbah adalah Dadi junaedi (45), Joko (30), Ade Setiawan (40), Syamsuri (45), Mulyadi (19), dan Into (19).

Mereka tewas diduga menghirup racun di tempat limbah kemasan telur berukuran 4×4 meter dengan kedalaman 4 meter ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:56 WIB

Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan

Ratusan angkot di Medan menggelar aksi mogok massal hari ini, Rabu (13/12/2017).Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai protes maraknya keberadaan angkutan ...
OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:21 WIB

OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM

Penyaluran dana di sektor usaha mikro dan kecil saat ini tengah menghadapi persaingan ketat. Terlebih pemerintah menganjurkan bank untuk jor-joran ...
OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:26 WIB

OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank di Sumut terlihat cukup baik.Pasalnya, saat ini realisasi penyaluran KUR di Sumut mencapai ...
Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:00 WIB

Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar

Dalam rangka protes terhadap angkutan online, angkot di Medan ramai-ramai melakukan aksi mogok narik.Mereka menolak mengangkut penumpang pada Rabu (13/12/2017).Akibatnya, ...
PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:41 WIB
Labura

PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut

Kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berhasil menyabet beberapa penghargaan dalam ajang Temu Karya Relawan yang di ...
Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 22:34 WIB

Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menginstruksikan kepada seluruh aparatur Pemprov responsif terhadap segala bentuk potensi bencana, salah satunya ...