Monday, 23 July 2018 | 03.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Elpiji 3 Kg Langka, Masyarakat Resah

Elpiji 3 Kg Langka, Masyarakat Resah

Reporter : Yudi | Friday, 6 October 2017 - 12:34 WIB

IMG-6754

Gas elpiji langka. (Ist)

Medan, kini.co.id – Elpiji 3 kg termasuk yang paling digemari masyarakat khususnya di daerah. Namun belakangan, masyarakat mulai sulit menemukan elpiji melon tersebut.

Kalaupun ada, maka harganya jauh lebih mahal dari biasanya.

Seorang warga Medan, Tirani (26) mengeluhkan keberadaan elpiji yang semakin sulit.

“Suami saya sampai keliling mencari elpiji tapi pada kosong. Ada yang jual tapi harganya mahal,” katanya, Jumat (6/10/2017).

Rani mengatakan biasanya dia membeli elpiji 3 kg dengan harga Rp18 ribu-Rp19 ribu. Namun sekarang sudah menjadi Rp22 ribu.

“Terakhir ya dibeli juga, tapi harganya Rp22 ribu,” ujarnya yang mengaku biasa membeli hanya satu tabung.

Hal yang sama juga terjadi Berastagi, Kabupaten Karo, Sumut. Warga mengaku juga susah mendapatkan gas elpiji 3 kg.

“Iya disini juga mulai susah. Dan harganya mahal,” terang Mala, warga Berastagi.

Mala menyebut sekarang elpiji 3 kg seharga Rp21 ribu di pasar tradisional.

“Harganya pun udah 21, kalau beli banyak 20 ribu lah.. Mau berapa lagi dijual? Pembeli gak mau yang mahal,” ujar Mala sembari mengatakan gas elpiji lain, baik elpiji biru maupun pink tersedia banyak di pasaran.

Sementara, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I Sumatera mengaku sudah melakukan operasi pasar di sejumlah daerah di Sumut di antaranya Medan, Binjai, dan Deli Serdang Kabupaten Kota Labuhan Batu, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan.

Dari 5.040 tabung digelontorkan di 14 titik (Medan, Binjai, dan Deli Serdang) sebanyak 4.243 tabung atau 84 persen dari total disalurkan yang terjual.

Sementara elpiji pink atau Bright Gas 5.5 kg yang terjual sebanyak 53 tabung.

“Total tabung digelontorkan pada Operasi Pasar 4 dan 6 Oktober sebanyak 10.080 tabung LPG 3kg disalurkan ke masyarakat. Kami berharap dengan adanya penjualan Bright Gas 5,5 kg dan operasi pasar, kebutuhan rumah tangga akan LPG dapat terpenuhi dengan baik dan lancar,” ungkap Area Manager Communication and Relations Sumbagut Rudi Ariffianto.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...