Tuesday, 17 July 2018 | 03.17 WIB
KiniNEWS>Regional>Bali>Ke Bali tak bawa identitas siap-siap dikurung

Ke Bali tak bawa identitas siap-siap dikurung

Wednesday, 4 October 2017 - 19:57 WIB

IMG-6741

Pulau Bali. Foto Istimewa

Kuta, kini.co.id – Pendatang di Kabupaten Jembrana, Bali, yang tidak memiliki identitas kependudukan, baik KTP dan Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS), diancam dengan hukuman kurungan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha, saat memberikan pembinaan kepada 184 orang warga pendatang, yang terjaring razia gabungan oleh Polres Jembrana, Satpol PP dan Kejaksaan Negeri Negara, Rabu (4/10).

“Meskipun sudah membawa KTP, tetap harus melengkapi dengan SKTS selama tinggal di Kabupaten Jembrana. Sekarang saudara sekalian kami beri kesempatan pulang ke daerah asal untuk mengurus persyaratan mencari SKTS di sini,” katanya di hadapan ratusan penduduk pendatang yang terjaring razia, yang dikumpulkan di Kantor Satpol PP.

Jika masih membandel dengan tidak mematuhi persyaratan kependudukan, ia mengancam, hukuman yang diberikan tidak ada denda atau dipulangkan ke daerah asal, tapi juga hukuman kurungan untuk memberikan efek jera.

Menurutnya, razia penduduk pendatang ini juga tindaklanjut instruksi pemerintah pusat untuk mencegah bahaya radikalisme maupun gangguan ketertiban.

Ia menegaskan, dengan razia ini bukan berarti pihaknya tidak memperbolehkan warga luar Bali untuk bekerja dan tinggal di Kabupaten Jembrana.

“Tapi harus mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku. Dengan membawa KTP dan mengurus SKTS, pemerintah bisa mengetahui dan mendata mobilitas penduduk antar daerah,” katanya.

Dengan pendataan serta diketahui identitas dari penduduk pendatang, ia mengatakan, merupakan salah satu cara untuk mencegah radikalisme dan terorisme masuk ke Bali.

Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar Priyanto Priyo Hutomo mengatakan, dari sisi keamanan pihaknya tidak ingin kecolongan, sehingga menggelar razia bersama institusi terkait.

Menurutnya, ekonomi Bali yang berasal dari sektor pariwisata, butuh keamanan dan ketertiban agar wisatawan terus berdatangan ke pulau ini.

“Anjloknya kunjungan wisatawan yang berdampak pada perekonomian masyarakat, saat bom Bali satu dan dua kami jadikan pelajaran agar tidak kecolongan lagi. Kabupaten Jembrana sebagai salah satu pintu gerbang masuk ke Bali, harus dijaga dengan ketat,” katanya.

Kepada penduduk pendatang, ia minta mereka mengikuti peraturan yang berlaku di Kabupaten Jembrana, demi keamanan dan kenyamanan mereka sendiri.

“Kalau mengikuti aturan pasti nyaman bekerja disini. Kalau seluruh syarat terpenuhi, tidak sulit mengurus SKTS,” katanya dilansir Antara.

Ratusan penduduk pendatang yang terjaring razia ini diberikan waktu 15 hari untuk mengurus SKTS, jika tidak melakukannya, pemerintah akan menempuh jalur hukum dengan ancaman pidana kurungan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...